Akibat Sebarkan Hoaks Beras Beracun Cina, Pria Asal Angsana Terancam 6 Tahun Penjara

Suasana press rilis di Dit Reskrimsus Polda Kalsel

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pria terebut berinisial MH (39), warga Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu. Ia diamankan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Kalsel, atas kasus penyebaran video hoaks di Facebook, yang bertulislan kalimat ‘WASPADA’ ‘BERAS BERACUN 1 JT TON DARI CINA’.

MH diamankan lantaran postingannya diduga menghasut, mengajak, atau memengaruhi orang lain, sehingga bisa menimbulkan rasa kebecian atau permusuhan terhadap kebangsaan Cina.

“Namun pada kenyataan yang ada itu tidaklah benar, dan itu hanya hoaks semata,” ujar Direktur Reskrimsus Kombes M. Gafur Aditya H. Siregar, saat didampingi Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Adam Erwindi, di halaman Mako Direktorat Reskrimsus di Banjarmasin, Senin (20/5).

Atas perbuatannya tersebut, dilakukan upaya penegakan hukum terhadap MH. Lebih lanjut, papar Kombes Gofur, MH memposting video pada Kamis (2/5).

Berdasarkan postingan tersebut, tim siber Polda pun melakukan penyelidikan, hingga akhirnya berhasil mengamankan MH pada Kamis (16/5), di kediamannya.

“Saat ini pelaku sudah kita amankan di Mapolda Kalsel. Atas perbuatannya, pelaku terancam hukuman 6 tahun penjara,” tambahnya.

Ia mengungkapkan, dari pengakuan MH, video tersebut diambil dari grup WhatsApp tanpa diedit dan langsung diposting ke Facebook.

“Dari pengakuan pelaku saat BAP, bukan pelaku yang membuat dan mengedit video tersebut. Maka dari itu, saat ini masih kita lakukan pendalaman terhadap kasus tersebut untuk keterlibatan pihak lainnya,” sambung Kombes Gafur.

Direktur Reskrimsus menuturkan, alasan MH memposting video tersebut adalah agar masyarakat tidak menjadi korban beras beracun dari Cina. Namun pada kenyataannya, beras beracun ini tidak ada.

“Makanya sebelum menerima informasi, kita terlebih dahulu harus mencek kebenarannya terlebih,” pungkas Kombes Gafur.

(Adt)