Dispersip Kalsel Genjot Akreditasi Perpustakaan di Tapin

JURNALKALIMANTAN.COM, TAPIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan kembali melakukan pembinaan ke kabupaten/kota, yang kali ini menyasar Kabupaten Tapin, untuk meningkatkan kualitas perpustakaan menuju Standar Nasional.

Bekerja sama dengan Dispersip setempat, kegiatan ini dibuka Kepala Dispersip Kalsel Hj. Nurliani Dardie diwakili Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Perpustakaan Wildan Akhyar, di Aula Kantor Dispersip Tapin, Kamis (04/08/2022), diikuti 50 peserta dari pengelola perpustakaan sekolah, lembaga pemasyarakatan, dan desa.

Wildan mengatakan, pembinaan ini untuk memperkuat kapasitas pengelola perpustakaan agar bisa memenuhi standar.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menambah ilmu pengetahuan dan berbagi pengalaman kepada pengelola perpustakaan yang ada di setiap kabupaten/kota agar bisa mengikuti akreditasi,” ungkapnya di sela kegiatan.

Sejauh ini, baru sekitar 124 perpustakaan di Kalsel yang terakreditasi. Untuk itu, pihaknya berkomitmen agar bisa terus menambah angka tersebut.

“Kami akan mengunjungi 13 kabupaten/kota untuk memotivasi mereka agar menyiapkan diri,” jelas Wildan.

Adapun yang menjadi indikator dalam kesiapan mengikuti akreditasi ini, di antaranya jumlah koleksi buku, sarana pelayanan, dan sumber daya manusia penyelenggaranya.

“Semoga perpustakaan yang ada di Kabupaten Tapin bisa mengikuti ini nantinya,” harap Wildan.

Ditambahkannya, ketika perpustakaan telah terakreditasi A, masa berlakunya hanya 5 tahun, sedangkan jika terakreditasi B dan C hanya 4 tahun.

“Perpustakaan yang melakukan akreditasi pertama kali itu gratis, yang dibiayai Perpustakaan Nasional RI. Sedangkan untuk yang kedua atau memperbaiki nilai harus dilaksanakan secara mandiri atau berbayar,” pungkasnya.

Editor : Achmad MT