Dituding Lakukan Perundungan, Faisal Aqli Bela Anaknya

Wawancara bersama orang tua korban (ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Dituding sering lakukan perundungan, Faisal Aqli (orang tua korban) didampingi kuasa hukumnya (Kurniawan) memberikan klarifikasi.

Dengan membawa sejumlah barang bukti, termasuk obrolan di media sosial antara korban dan terduga pelaku, orang tua korban menampik akan adanya perundungan yang dilakukan anaknya.

Hal tersebut diungkapkan Faisal Aqli kepada para awak media, Senin (31/7/23) malam, saat melaporkan kasus penganiayaan yang dialami anaknya, ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Banjarmasin.

“Semua sudah kita serahkan ke pihak kepolisian, kita minta keadilan yang seadil-adilnya, kasus yang setuntas-tuntasnya, sehingga bisa berakhir sesuai dengan proses hukum yang berlaku,” ucapnya.

Bahkan menurutnya, selama ini sang anak tidak pernah bercerita apapun terhadap hubungan pertemanan dengan terduga pelaku.

“Kami sering bercerita di meja makan, termasuk kegiatannya sehari-hari. Namun terkait dengan pelaku, dia tidak pernah cerita ke kita,” ujar Faisal.

Ia juga menambahkan, saat ini anaknya telah menjalani operasi dan kondisinya masih dalam pemulihan.

“Setelah melewati operasi dan observasi segalanya, mudahan-mudahan bisa dapat lebih baik,” ucap Faisal.

Sementara itu, kuasa hukumnya, Kurniawan menegaskan, bahwa isu perundungan yang diduga dilakukan korban itu tidak benar.

“Tidak benar, dari percakapan di sosial media (WhatsApp) tidak ada bullying yang dilakukan korban sejak Oktober 2022 hingga saat ini, justru yang aktif menghubungi korban adalah pelaku, seperti menanyakan posisi, hingga tugas,” jelasnya.

Terkait kejadian ini, kuasa hukum meminta terduga pelaku dikenakan pasal 340 KUHP.

“Pembunuhan karena berencana, dia sering menanyakan posisi korban, dan kejadiannya di sekolah dengan tidak wajar membawa sajam,” jelasnya.

(Adt)