Kadin Kalsel Dorong Lahirnya Pergub Perlindungan Pengusaha Lokal

Kadin Kalsel

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Selatan (Kalsel), Ir. Edy Suriadi mengungkapkan, pihaknya bertekad memperbaiki perekonomian Kasel, apalagi di daerah ini hampir 90% pengusahanya di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga masyarakat diminta terlibat langsung dalam pemulihan ekonomi.

“Kita menyikapi perkembangan ekonomi Kalsel, dan mencarikan solusi, serta memberikan masukan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel, pemerintah kabupaten/kota, dan Kadin kabupaten/kota se Kalsel, terkait dengan situasi menurunya ekonomi di daerah ini,” ungkap Edy kepada jurnalkalimantan.com, selepas pembukaan Rapat Pimpinan Provinsi Kadin Kalsel, di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Senin (11/01/2021).

Kadin Kalsel

Dirinya melanjutkan, berkaitan dengan sikap dan masukan apapun, akan tetap disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Kalsel.

“Namun yang paling krusial dan paling kami harapkan, adanya peraturan gubernur untuk perlindungan bagi pengusaha daerah atau lokal, yang mana perdanya sudah terbit, sehingga kita mengharapkan petunjuk teknis gubernur, agar perda tersebut bisa berjalan sesuai harapan,” lanjut Edy.

Ia juga mengajak berbagai pihak terkait, untuk terus melindungi pengusaha daerah, agar bisa terus berkiprah.

“Perusahaan kecil dan menengah, semua terkena imbas dari pandemi Covid-19. Ditambah situasi politik, seperti pemilihan legislatif, pemilihan presiden, pemilihan kepala daerah, dan pembatasan sosial berskala besar. Dampak-dampak ini yang mengakibatkan terjadinya penurunan ekonomi kita di Kalsel,” tandas Edy.

Ia juga mendorong pemerintah daerah menggali sumber pendapatan baru, untuk sepuluh hingga dua puluh tahun ke depan, seiring menurunnya pendapatan di sektor tambang maupun sawit.

“Kadin siap bersama pemerintah untuk melakukan dialog, melakukan pembinaan perekonomian kepada pengusaha-pengusaha daerah kita, agar menjadi pengusaha handal, bukan jadi penonton di daerah kita sendiri,” beber Edy.

Di sisi lain, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel, M. Syaripuddin menambahkan, pihaknya juga mendorong lahirnya peraturan gubernur, agar peraturan daerah terkait bisa dijalankan oleh pengusaha daerah.

“Ke depan, saya sudah menginisiasi pembuatan Rancangan Peraturan Daerah Ekonomi Kreatif dan UMKM, sebagai wadah para pengusaha kecil mengakses bantuan permodalan dan lainnya, sehingga bisa terus tumbuh di Kalsel,” tutur Bang Dhin, sapaan karibnya.

Menurutnya, raperda tersebut adalah perlindungan bagi pelaku UMKM.

“Bagaimanapun juga, hampir 80% pelaku UMKM kita ini kesulitan dalam akses perizinan, akses permodalan, dan kesulitan mendapatkan bantuan di tengah pamdemi Covid-19. Inilah yang akan kita susun ke depannya, walaupun ini agak terlambat sebenarnya, namun ini harus kita jalankan,” ungkap bang Dhin.

Ia juga mendorong lahirnya kolaborasi baru, guna menghasilkan inovasi di bidang UMKM.

“Januari ini kita targetkan untuk dilakukan pembahasan Raperda Ekonomi Kreatif dan UMKM, karena ini sudah masuk program legislasi daerah,” pungkas Bang Dhin.

Editor : Ahmad MT