Plt. Dirjen PAS Kemenkumham Resmikan Dapur Sehat, Klinik Pratama dan Gereja Pniel di Lapas Banjarbaru

JURNALKALIMANTAN.COM,BANJARBARU – Inspektur Jenderal Kemeterian Hukum dan HAM RI sekaligus Plt. Direktur Jenderal Pemasyarakatan Komjen Pol. Reynhard Silitonga, didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Kalimantan Selatan Taufiqurrakhman, meresmikan Dapur Sehat, Klinik Pratama, dan Gereja Pniel Lapas Banjarbaru, Selasa (4/6/24).

Komjen Pol, Reynhard Silitonga dalam kapasitasnya sebagai Plt. Dirjenpas mengawali kegiatan dengan meninjau langsung Dapur Sehat, Klinik Pratama, dan Gereja Pniel di Lapas Kelas IIB Banjarbaru.

Di hadapan para tamu undangan yang turut melakukan peninjauan layanan pemasyarakatan di Lapas Banjarbaru, Plt. Dirjen PAS mengapresiasi kinerja jajaran atas kualitas dari sarana prasarana yang disediakan, guna menunjang pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

“Kita apresiasi apa yang sudah dikerjakan Lapas Banjarbaru, dapur sehat menjadi salah satu komponen penting di Lapas karena kelalaian dalam pengelolaannya bisa berakibat fatal seperti keracunan makanan. Selain itu, Klinik Pratama dan Gereja Pniel juga merupakan komponen yang memastikan hak WBP terpenuhi,” ucapnya dalam sambuatan.

Usai peresmian, Plt. Dirjen PAS juga membuka secara resmi kegiatan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pemasyarakatan yang diikuti oleh seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Kalimantan Selatan dalam rangka penguatan pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan di Bumi Lambung Mangkurat.

Kepala Kantor Wilayah Taufiqurrakhman menyampaikan, inovasi Dapur Sehat Lapas Banjarbaru diharapkan dapat memberikan manfaat dalam penyajian makanan yang lebih higienis dan terkelola, demi peningkatan kualitas kesehatan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Ia menyampaikan Klinik Pratama yang telah mengantongi sertifikat sebagai Klinik Pratama, juga bertujuan untuk memastikan WBP mendapatkan hak kesehatan yang layak, serta Gereja Pniel juga dapat memfasilitasi WBP Nasrani dalam beribadah.

“Inovasi-inovasi ini diharapkan memberikan kontribusi signifikan dalam pembinaan WBP, baik dari segi kesehatan maupun spiritual,” ucap Taufiqurrakhman.

Sementara itu Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Kalsel, Agus Dian Nur yang mewakili Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor menekankan bahwa sudah menjadi tanggung jawab bersama Pemda dan Kemenkumham dalam memastikan rehabilitasi dan reintegrasi sosial bagi WBP.

Ia mengajak semua pihak untuk menjaga inovasi-inovasi ini agar para WBP mendapatkan haknya secara optimal.

Usai sambutan dari Kakanwil dan Staf Ahli Gubernur Kalsel, Plt. Dirjenpas melakukan penandatanganan prasasti peresmian Dapur Sehat, Klinik Pratama, dan Gereja Pniel, didampingi Kakanwil, Forkopimda, serta Pimpinan Tinggi Pratama.