Polisi Kejar Terduga Pembakar Nasyida

Kaka korban saat ditemui awak media, dan kondisi korban (berbaring)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Nasib menggenaskan dialami seorang perempuan bernama Nasyida (27), warga Alalak Selatan, Kecamatan Banjarmasin Utara, yang harus menderita luka bakar di tubuhnya, akibat diduga dibakar sang mantan pacarnya.

Kakak korban, Muhammad Isro memaparkan, kejadian berawal saat adiknya sedang ingin pulang dari tempat kerjanya di salah satu hotel di Jalan A. Yani.

Setelah keluar dari hotel, korban langsung disambangi oleh terduga pelaku, dan langsung melakukan pencekikan.

“Pas dicekik, tubuh korban langsung disiram dengan bahan bakar minyak dan dibakar oleh terduga pelaku,” ujar Isro, saat ditemui awak media.

Untungnya di kawasan tersebut masih ada beberapa warga yang langsung membantu memadamkan kobaran api, sehingga tidak sempat membakar seluruh tubuh korban.

“Adik saya mengalami luka bakar di bagian wajah, dada, dan sepanjang lengan kiri,” beber Isro.

Usai padamnya api tersebut, korban dilarikan ke IGD RSUD Ulin, guna mendapatkan pertolongan.

Sementara untuk terduga pelaku langsung melarikan diri.

Kakak korban juga mengakui, kalau ia mengenal terduga pelaku, yang merupakan mantan pacar adiknya.

“Iya, dia adalah bekas pacar adik saya, yang baru-baru ini sudah putus,” ucap kakak korban.

Sementara itu, Nasyida mengungkapkan, untuk identitas terduga pelaku bernama Untung.

“Kalau namanya itu Tarmiji, tapi biasa dipanggil Untung,” ungkap Nasyida terbata-bata kepada awak media, sembari menahan rasa sakitnya.

Perempuan yang kerap disapa Ida itu juga membeberkan, sebelum kejadian, dirinya kerap diancam melalui pesan WhatsApp.

Tak hanya itu, bahkan saat menjalin hubungan dengan terduga pelaku, korban sempat beberapa kali menerima perbuatan yang kasar.

“Dia pernah memukul saya dahulu, ini saja ada bukti pesannya kalau dia pernah mengancam saya,” beber Ida.

Ia menuturkan, kalau dirinya sudah kenal dan menjalin hubungan dengan terduga pelaku kurang lebih sembilan bulan.

“Kalau untuk kerjaannya, saya juga tidak tahu pasti, karena kerjaannya gak jelas juga,” tutur Korban.

Ida berharap, agar terduga pelaku bisa segera ditangkap, dan diadili sesuai dengan perbuatannya.

“Kalau bisa ya dihukum yang seberat-beratnya, karena ini perbuatan berencana, dan saya juga mau meminta pertanggungjawaban untuk perawatan saya di RS ini,” tandasnya.

Hingga saat ini korban terpaksa menjalani perawatan intensif.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Thomas Afrian, membenarkan akan adanya kejadian tersebut.

“Benar, pada tanggal dan di lokasi tersebut, ada tindak pidana penganiayaan terhadap korban atas nama Nasyida,” ujarnya, Senin (23/1).

Kompol Thomas mengucapkan, untuk saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Untuk nama terduga pelaku sudah kita kantongi, dan saat ini kita masih melakukan penyelidikan dan pengejaran,” pungkasnya. 

(Adt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *