Sebarkan Pengetahuan Kearifan Lokal, SMPN 30 Satap HST Gelar Festival Bahasa dan Budaya Banjar

JURNALKALIMANTAN.COM, HULU SUNGAI TENGAH – Sekolah Menengah Pertama (SMPN) 30 Satu Atap (Satap) Hulu Sungai Tengah (HST), bakal membuat Pegunungan Meratus Bergema melalui event Kesenian dan Kebudayaan.

Para guru di sekolah mengadakan Festival Bahasa dan Budaya Banjar, yang mengangkat tema ‘Gema Meratus’, mulai 24-26 Oktober 2023 lusa, yang dipusatkan pada sekolah setempat.

Ketua Panitia Pelaksana, M Noor Hasnan menyampaikan, ada 180 lebih peserta tingkat SMP dan SMA se-HST yang bakal berpartisipasi.

“Itu terhitung sejak dibuka pendaftaran pada 28 September – 16 Oktober,  ada 5 cabang lomba. Semua berkaitan dengan bahasa dan budaya Banjar,” ungkapnya, Sabtu (21/10/2023).

Hasnan merincikan lomba itu yakni, stand-up comedy, baca puisi, menyanyi lagu daerah, membuat miniatur balai atau rumah adat dan tari kreasi.

Kegiatan ini sebagai wujud eksistensi para tenaga pendidik, yang berada di wilayah Pegunungan Meratus Kecamatan Batang Alai Timur (BAT).

Gagasan ini juga berangkat dari kekhawatiaran tentang bahasa daerah dan budaya Banjar, yang mulai berjalan lambat dan tergerus dari tahun ke tahun.

Karena itu, pihak sekolah secara swadaya memfasilitasi kegiatan, untuk mengukur dan meningkatkan kemampuan peserta didik terhadap bahasa dan budaya Banjar, sehingga tercipta kebanggaan atas identitasnya sebagai anak bangsa.

“Dan cakupan yang lebih luas lagi adalah membudayakan literasi dan numerasi kepada peserta didik kita semua. Sekaligus mengenalkan pentingnya pelestarian bahasa dan budaya Banjar,” terang Hasnan.

Festival itu wadah yang tepat untuk mengenalkan bahasa dan budaya Banjar. Di samping sebagai mempererat tali persaudaraan antar peserta didik dan tenaga kependidikan BAT juga memunculkan kebanggan siswa di HST menggunakan bahasa dan budaya Banjar yang beraneka ragam.

“Semoga dengan adanya festival itu, maksud dan tujuan kita semua bisa tercapai,” tutup Hasnan.