Sekali Kencan Rp150 ribu, Delapan PSK Terjaring Razia Polsek Banjarbaru Barat

Razia PSK Eks Pembatuan

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Meski sejumlah bangunan sudah diratakan dengan tanah dan di atasnya sekarang berdiri Kantor Camat Landasan Ulin, ternyata aktivitas prostitusi di eks Lokalisasi Pembatuan Banjarbaru masih terjadi. Buktinya, beberapa PSK kepergok menawarkan jasanya.

Tak tanggung-tanggung, ada delapan PSK yang terjaring. Mereka diangkut jajaran Polsek Banjarbaru Barat saat razia cipta kondisi, baru-baru ini.

Menurut keterangan Kapolsek Banjarbaru Barat Kompol Andri Hutagalung, delapan PSK ini diamankan dari beberapa lokasi, seperti Gang 1 Jalan Kenanga RT. 06 RW. 09, Kelurahan Landasan Ulin Timur, Senin (28/6/2021), sekitar pukul 20.00 WITA.

“Penangkapan ini berdasarkan laporan masyarakat sekaligus giat cipta kondisi,” kata Kompol Andri.

Delapan PSK ini diketahui berusia dari 22 tahun hingga yang tertua 40 tahun. Mereka adalah N (32), M (22), S (40), C (27), F (36) W (28), N (27), dan H (26). Kedelapannya disinyalir kuat oleh Kapolsek Banjarbaru Barat bukan pemain baru di bisnis esek-esek.

“Mereka memasang tarif Rp150 ribu untuk sekali memakai jasanya. Semua PSK tersebut dititipkan di rumah singgah Dinas Sosial Kota Banjarbaru, untuk menunggu jadwal sidang pada hari Kamis nanti. Akan kita sidang tipiringkan sesuai aturan Perda Larangan Praktik Prostitusi di Kota Banjarbaru,” kata Kompol Andri Hutagalung.

Ia mengharapkan lagi kerja sama masyarakat, apabila mengetahui ada kegiatan prostitusi ataupun adanya penjualan miras di lingkungan eks Pembatuan, agar bisa langsung melaporkan ke kepolisian.

“Kami sangat mendukung program Pemerintah Kota Banjarbaru, agar Banjarbaru bebas dari kegiatan prostitusi dan bebas narkoba serta miras,” pungkasnya.

Reporter : Wahyu F
Editor     : Ahmad MT