Sistem Digital Pendataan Warga Disabilitas & Lansia, Inovasi Dinsos Batola

JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Dalam rangka mendukung  program Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) yang diusung Penjabat Bupati, Dinas Sosial mengembangkan inovasi baru dengan nama Penanganan Sistem Informasi Disabilitas dan Lansia  (Si Atak Baik).

Saat ini pihaknya telah menerapkan di 17 kecamatan, sehingga masyarakat bisa mengusulkan bantuan penyandang disabilitas dan lansia tidak mampu yang masih belum terdata.

“Supaya masyarakat yang rentan tadi dapat hak-haknya,” ungkap Kepala Dinsos Fuad Syekh saat ditemui jurnalkalimantan.com di kantornya, Senin (20/02/2023).

Ditambahkannya, data dari desa ke kecamatan tersebut kembali disinkronkan untuk dimasukan pada aplikasi, agar mendapat bantuan sesuai kriteria.

“Bisa program keluarga harapan (PKH), bisa dapat bantuan-bantuan lain seperti paket-paket sembako, dan juga atensi dari pusat,” tambah fuad.

Selain itu, pihaknya juga meliliki program Jumat Selamat Sedekah untuk lansia dan disabilitas, dengan cara urunan setiap dinas dan instansi yang hasilnya diberikan langsung ke rumah-rumah yang sudah terdata.

Menurutnya, lansia tidak mampu yang terdata di Batola tahun 2022 terdapat 4.069 orang dan disabilitas 1.522 jiwa.

“Data bisa berubah. Bisa ada penambahan dan pengurangan karena meninggal dunia,” pungkasnya.

(Alibana)