Tiang Miring di Tamban Sari, Siap Diperbaiki PLN ULP Marabahan

Tiang listrik miring

JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA PT. PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Marabahan, terus berupaya memelihara jaringan listrik secara rutin, untuk menjaga kelancaran pasokan listrik, demi kenyamanan masyarakat.

Saat ini, pihaknya juga terus berupaya menindaklanjuti laporan masyarakat, agar pelanggan bisa tetap mendapat pasokan aliran listrik setiap harinya.

Di antaranya, adalah permintaan perbaikan tiang listrik yang miring di pinggir sungai di Desa Tamban Sari. Laporan tersebut kembali mengemuka, usai kunjungan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Hasanuddin Murad.

“Mengenai tiang listrik di Tamban Sari, sebenarnya sudah kami ajukan satu tahun yang lalu
ke PLN Cabang Banjarmasin. Namun karena masih dalam keadaan Covid-19, akhirnya mengalami penundaan. Tetapi usulan tersebut tetap jadi prioritas yang akan ditindaklanjuti secepatnya,” tegas Arliansyah, Manajer PT. PLN ULP Marabahan, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (10/11/2020).

Pln marabahan
Arliansyah, Manajer PT. PLN ULP Marabahan.

Ia mengakui, perbaikan tersebut memerlukan bantuan dari Cabang Banjarmasin, karena lokasinya yang cukup jauh dari jalur utama, belum lagi keterbatasan sarana dan prasarana penunjang.

“Lokasi tiang besi tersebut berada di daerah pepohonan, dan mudah miring akibat terkikis tanah,” urai Arliansyah.

Sementara itu, laporan masyarakat berikutnya, adalah permintaan pergeseran tiang listrik di Jambu Baru.

Karena akibat pelebaran jalan, tiang yang semula berada di pinggir, kini menjadi agak ke tengah jalan.

“Dengan adanya pelebaran Jalan Kutabamara di Jambu Baru, maka tiang listrik yang ada, akan kami sesuaikan secara bertahap, agar tetap berada di batas aman. Untuk tiang listrik yang posisinya dianggap membahayakan, akan pindah secepatnya,” tutur Arli.

Selain menindaklanjuti laporan-laporan masyarakat ini, pihaknya juga terus rutin melakukan pemeliharaan, seperti memotong ranting pohon yang mendekati jaringan listrik, guna menghindari pemadaman listrik dadakan.

“Karena kabel kami yang bertegangan 2.000 volt tersebut memiliki fungsi proteksi otomatis, yang bisa memadamkan aliran listrik apabila tersentuh,” jelas Arli.

Saat ini pihaknya juga terus memantau pohon produktif dan kelapa sawit, termasuk mengantisipasi naiknya binatang ke tiang listrik, agar pasokan listrik bisa tetap mengalir ke masyarakat.

“Alhamdulillah Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dan warga, turut mendukung dengan adanya pemangkasan ranting pohon ini, demi kelancaran, keamanan, dan kepentingan masyarakat banyak,” Pungkas Arliansyah.

Editor : Ahmad MT