Tuntut Klarifikasi Sukhrowardi, Massa Pekat IB Unjuk Rasa di Kantor DPRD Kota Banjarmasin

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Massa Organisasi Masyarakat (Ormas) Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB),  mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin, di Jalan Lambung Mangkurat, guna meminta klarifikasi salah satu wakil rakyat dari Fraksi Partai Golongan Karya,  Sukhrowardi, yang diduga menyamakan tata tertib (tatib) dewan dengan Kitab Suci Alquran.

Koordinator aksi, H. Suriansyah, yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah Pekat IB Banjarmasin mengatakan, bahwa kedatangan pihaknya bersama habaib dan tokoh masyarakat ini, untuk meminta Sukhrowardi memberikan klarifikasi dan meminta maaf.

“Kami datang dengan damai dan ingin yang bersangkutan hadir memberikan penjelasan serta meminta maaf kepada masyarakat tentang apa yang dikatakannya,” ungkap H. Suriansyah.

Ia menegaskan, bahwa apa yang dikatakan Sukhrowardi harus dipertanggungjawabkan dengan meminta maaf secara langsung.

“Jangan meminta maaf hanya melalui media sosial, tapi harus langsung meminta maaf kepada masyarakat, karena ini sudah salah menyamakan tatib dengan Alquran, sehingga ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua, agar hati-hati dalam berbicara,” beber H. Suriansyah.

Aksi ini hanya disambut Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, dan memastikan, bahwa Sukhrowardi sudah meminta maaf kepada masyarakat melalui media massa.

“Yang bersangkutan ini sudah meminta maaf, yang disampaikannya kepada media massa, baik daring maupun elektronik,” jelas Yamin.

Akhirnya di penghujung aksi, Sukhrowardi tiba-tiba muncul, dan proses mediasi bisa berlangsung di ruang rapat paripurna.

“Ulun dari lubuk hati yang paling dalam memohon maaf dan seribu maaf, apabila persepsi yang ulun sampaikan membuat gaduh suasana. Oleh sebab itu ulun mmohon ampun,” ucap Sukhrowardi.

Dalam mediasi tersebut, habaib juga meminta Sukhrowardi mengucapkan istigfar sebanyak tiga kali.

Editor : Ahmad MT