2.498 KK Terdampak Banjir, Tanah Laut Masuk Status Siaga

Bupati Tanah Laut saat meninjau langsung banjir di kecamatan Kurau dan Bumi Makmur,. (Foto: Mc Tala)

JURNALKALIMANTAN.COM,TANAH LAUT – Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak banjir di wilayah Kabupaten Tanah Laut, Jumat (2/1/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi lapangan sekaligus memastikan penanganan banjir berjalan optimal.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Komandan Kodim 1009/Tanah Laut Letkol Inf. Adhy Irawan, menijau Desa Handil Negara dan Kali Besar di Kecamatan Kurau, serta Handil Birayang Bawah di Kecamatan Bumi Makmur.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Selain meninjau kondisi banjir, Bupati Tanah Laut juga menyerahkan bantuan secara langsung kepada masyarakat terdampak sebagai bentuk kepedulian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut kepada warga yang mengalami musibah.

Bupati Rahmat Trianto menyampaikan bahwa banjir terjadi akibat tingginya intensitas curah hujan yang berlangsung selama dua minggu terakhir, sehingga menyebabkan peningkatan debit air di sejumlah kecamatan.

“Dengan intensitas curah hujan yang tinggi dalam dua minggu terakhir, terjadi peningkatan debit air di Kecamatan Bumi Makmur, Kecamatan Kurau, Kecamatan Pelaihari, serta kecamatan lainnya di Kabupaten Tanah Laut. Hingga saat ini tercatat kurang lebih 2.498 kepala keluarga terdampak banjir,” ujar Bupati.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menetapkan status siaga banjir terhitung mulai tanggal 2 hingga 4 Januari 2026.

“Mulai hari ini, tanggal 2 Januari sampai 4 Januari, pemerintah kabupaten menetapkan peningkatan status menjadi status siaga. Dengan status ini, kami akan menyiapkan berbagai kebutuhan, seperti posko siaga, dapur umum, serta dukungan logistik lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati Rahmat Trianto mengimbau agar penetapan status siaga ini menjadi perhatian bersama, tidak hanya pemerintah daerah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat.

“Kami berharap status siaga ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten, tetapi juga masyarakat agar tetap waspada dan aktif melaporkan kondisi di lapangan kepada relawan, BPBD, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, termasuk Kodim dan Polres, sehingga dapat bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang terdampak musibah banjir ini,” pungkasnya.

(Mc Tala/Ang)

[feed_them_social cpt_id=57496]