JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Seorang pria diduga tenggelam di Sungai Alalak, tepatnya di bawah Jembatan Sei Alalak, Kelurahan Alalak Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara, Selasa (15/2/2022) malam.
Sudah semalam berlalu sejak info awal korban terlihat berenang di sungai tersebut, dan masih belum ditemukan.
Dari pantauan di lapangan, terlihat pihak keluarga korban, relawan, Basarnas, dan juga Satuan Polairud Polresta Banjarmasin.
Koordinator Lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin Maulana Abdillah mengatakan, saat ini pihaknya melaksanakan upaya pemantauan dan tahap pencarian.
“Sejak pagi kita bersama dengan Anggota Satpolairud Polresta Banjarmasin dan juga para relawan sudah melakukan penyisiran, di sekitaran sungai tempat korban terakhir terlihat,” ujar Maulana di lokasi pencarian, Rabu (16/2/2022) siang.
Namun hingga saat ini, penyisiran baik hulu maupun hilir sungai masih belum membuahkan hasil, lantaran kondisi perairan yang belum memungkinkan.
“Kalau untuk pencarian saat ini terkendala dengan kondisi arus sungai yang cukup deras dan juga kondisi air sungai yang surut, sehingga beberapa perahu motor yang kami turunkan sebelumnya sempat sangkut,” ungkap Maulana.
“Namun, untuk pencarian masih kita optimalkan hingga pukul 18.00 WITA nanti, karena mengingat kalau malam kondisinya kurang efektif untuk pencarian langsung di sungai, tapi tetap kita lakukan pemantauan dari darat,” tambahnya.
Sementara itu, Kasatpolairud Polresta Banjarmasin AKP Christugus Lirens melalui Kanit Gakkum Ipda Alamsyah Sugiarto menjelaskan, dari hasil penyelidikan sementara yang didapat dari pesan dan status korban di media sosial, ada dugaan korban berupaya bunuh diri.
“Dugaan sementara korban bunuh diri,” pungkasnya.
(Adt)














