JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Dalam rangka menyambut Idul Fitri 1443 Hijriah, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina melakukan pemantauan ke sejumlah pasar tradisional dan modern, untuk memastikan ketersediaan stok dan stabilnya harga bahan pokok.
Bersama Kapolresta dan Dandim 1007/Banjarmasin, rombongan memulai pemantaun di Pasar Pandu Kelurahan Kebun Bunga.
Didapati rata-rata bahan pokok mengalami kenaikan harga, di antaranya daging, dari Rp135.000,00 menjadi Rp140.000,00–Rp150.000,00.
“Iya, telur juga naik, kalau gula masih stabil, minyak goreng juga stoknya ada, yang penting ini tidak langka, agar masyarakat dapat dengan nyaman berlebaran,” ungkap Wali Kota Ibnu Sina, di sela pemantauan, Selasa (26/04/2022).
Sementara itu pada retail modern, salah satunya Horo di Jalan Jenderal Ahmad Yani Kilometer 5,5, harga terpantau stabil, dengan ketersediaan yang cukup.
“Yang penting juga terkait barang-barang yang mendekati masa kedaluwarsa, ini juga kita pantau, juga dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) ikut hari ini,” tambah Ibnu.
Koordinator Pemeriksaan Balai Besar POM di Banjarmasin Ary Yustantiningsih mengungkapkan, selama Ramadan ini pihaknya telah melakukan peningkatan pengawasan intensifikasi pangan, dengan menyasar pasar modern hingga tradisional.
“Dari hal itu, masih kita temukan adanya produk yang rusak kemasan, hingga kedaluwarsa. Telah kita tindak lanjuti untuk diberikan edukasi kepada pelaku usaha, agar selalu melakukan pengecekan terhadap barang yang dijual,” bebernya usai mengikuti sidak bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah Kota Banjarmasin.
Pihaknya juga telah memeriksa sejumlah takjil di Pasar Wadai Banjarmasin, khususnya di Taman Kamboja, untuk memastikan tidak adanya bahan berbahaya.
“Seperti formalin, rodamin, borak, dan lainnya, tetapi syukur tidak kita temukan itu,” pungkasnya.
Editor : Achmad MT














