UMKM Binaan Jurnalis Tanbu Bahagia dan Haru Terima Bantuan Lazis Asfa Kalsel

Ketua Lazis Assalam Fil Alamin Kalsel ketika menyerahkan bantuan.(Foto: Yat)

JURNALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Rona bahagia dan haru terpancar dari raut wajah Cami janda berusia 68 tahun, setelah menerima bantuan dari Lazis Assalam Fil Al-Amin (Asfa) Kalimantan Selatan.

Perempuan kelahiran 1955 sehari-harinya menjual sejumlah macam kue, dan lainnya di warung sendirinya itu mengungkapkan perasaan syukur atas bantuan diserahkan langsung oleh H Sudian Noor selaku Ketua Lazis Asfa Kalsel.

[feed_them_social cpt_id=59908]

“Alhamdulillah, dengan adanya bantuan modal ini, saya sangat berterimakasih banyak kepada H Sudian, ” kata Cami usai menerima modal dengan sejumlah pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan guru mengaji di Darul Fatihah Jalan Annur, Desa Pasar Baru, Kecamatan Kusan Hilir, Kamis (19/1/2023).

Bagi Cami, bantuan modal usaha senilai RP 5.000.000 itu bernilai besar mengingat selama ini, dirinya hanyalah berpenghasilan minim atau pas-pasan.

“Kalau habis jualan kue pagi hari, siang saya pergi ke pasar belanja naik ojek. Setiap hari seperti itu, memutar modal yang tidak seberapa. Semoga dengan bantuan ini bisa melancarkan usaha saya,” kata warga jalan Kusuma Negara, Desa Kampung Baru, Kecamatan Kusan Hilir ini.

Meski sudah tua, dirinya masih begitu semangat untuk berjualan. Terlebih, mendapatkan bantuan dari mantan Bupati Tanah Bumbu, H Sudian Noor.

“Saya sangat terbantu sekali dengan modal usaha diberikan ini, semoga beliau (H. Sudian) bisa kembali menjadi seorang pemimpin di Bumi Bersujud,” tutur perempuan binaan Jurnalis Group PJ 13 ini.

Sementara itu, Ketua Lazis Asfa Kalimantan Selatan, H Sudian Noor mengatakan, kegiatan penyerahan bantuan dan modal usaha ini merupakan bentuk atau upaya mengurangi angka kemiskinan, dan menjadikan masyarakat bisa membuat UMKM untuk meningkatkan perekonomiannya.

“Selain tambahan modal, kami memberikan motivasi kepada para pelaku UMKM untuk meningkatkan perekonomiannya. Sehingga, bisa menambah pemasukannya, ” katanya.

Dikatakan, Lazis Asfa saat ini terus melakukan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat kurang mampu, dan mau berusaha serta menjalankan UMKM skala kecil ini.

Seperti diketahui, pemberian modal usaha tidak hanya pada UMKM, dan guru Tahfiz, tapi banyak bidang lain dengan konsentrasi utama adalah mengentaskan kemiskinan dan penanganan stunting. (As)

[feed_them_social cpt_id=57496]