JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Dibuka Wali Kota Banjarmasin H. Ibnu Sina, gelaran diskusi Wiramuda dan Sekolah Pendamping Wirausaha Muda, dilaksanakan Yayasan Tambah Tumbuh Inisiatif, dalam rangka mengembangkan wirausaha muda di Kota Banjarmasin.
Wali Kota menyampaikan apresiasi atas gelaran ini, terlebih mengusung tema kolaborasi, yang sejalan dengan semangat kota-kota di Indonesia untuk dapat bersinergi.
“Pemerintah kota ini hadir memang untuk memfasilitasi, membuat aturan dan regulasi. Jadi, kolaborasi pentahelik itu kita wujudkan dalam banyak kegiatan, ABCGMnya juga sudah jalan di kota kita,” ungkap Ibnu usai membuka diskusi ini di sebuah hotel, Rabu (27/12/23).
Apalagi menurutnya, pada program prioritas, di Kota Seribu Sungai ini telah terbentuk 3.000 lebih wiraswasta baru yang dapat dikembangkan.
“Makanya kegiatan yang didukung oleh Kemenpora ini, bukan lagi pada tahap menumbuhkan, tapi tahap pengembangan wirausaha muda, karena bahan baku kita sudah ada pada wirausaha baru. Ini bisa kolaborasi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait,” tambahnya.
Sementara itu, Presiden Direktur of Tumbuh.go Abdul Khair menyampaikan, Kota Banjarmasin terpilih menjadi salah satu dari 5 kota di Indonesia yang mendapat hibah untuk pengembangan wirausaha muda dari Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.
“Hanya ada 5 yang dinilai siap, salah satunya Banjarmasin, hingga kita diminta untuk menyelesaikan proposal, yakni pembentukan SK tim kolaborasi untuk mendukung wirausaha muda. Dan yang kedua, membuat sekolah pendamping UMKM,” jelas Abdul yang juga sebagai pelaksana.
Untuk itu menurutnya, pihaknya melibatkan SKPD terkait, hingga dapat memaksimalkan pendampingan.
“Dari 7 SKPD yang ada di SK Peratuan Wali Kota Banjarmasin, bisa jadi ada keahlian yang belum dimiliki tentang pendampingan, jadi nanti sertifikatnya dari Kemenpora adalah sebagai pendamping. Harapannya setelah dapat itu, secara kerelawanan, 1 orang bisa mendampingi 3 UMKM, hingga dampaknya bisa terasa,” pungkasnya.














