Jelang Tahun Baru, Pemkot dan Polresta Banjarmasin Siap Ciptakan Keamanan 

Kapolresta (tengah) bersama Wali Kota dan Dandim saat memimpin apel

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Jelang perayaan tahun baru 2024, Polresta Banjarmasin bersama Pemerintah Kota Banjarmasin dan jajaran terkait, melakukan rapat gabungan persiapan patroli dalam rangka cipta kondisi (cipkon) yang aman di Kota Seribu Sungai.

Wali Kota H. Ibnu Sina Ikut langsung pada gelaran ini, yang berlangsung di Halaman Balai Kota Banjarmasin, Sabtu (30/12) malam.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolresta Kombes Sabana Atmojo, dan turut hadir Dandim 1007 Banjarmasin Kol Inf Arman Aris Sallo, sejumlah kepala satuan kerja perangkat daerah, serta pihak terkait.

Wali Kota mengungkapkan komitmennya untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan menjelang tahun baru, hingga pihaknya akan melakukan patroli sinergi berskala besar melibatkan aparat gabungan.

“Tujuan utama kita adalah memastikan bahwa Kota Banjarmasin tetap kondusif dan aman, sehingga masyarakat maupun pengunjung dapat merasakan suasana yang nyaman di penghujung tahun ini,” ujar H Ibnu Sina.

Ia juga menekankan perlunya koordinasi yang baik antara instansi terkait, dengan harapan bahwa keberadaan banyak orang yang memasuki Banjarmasin dapat diantisipasi dengan baik.

“Tadi sudah disusun jadwal apel sebanyak tiga kali untuk memastikan efektivitas patroli. Dengan langkah-langkah ini, pemkot, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), beserta ormas, berupaya memberikan jaminan keamanan serta kenyamanan bagi seluruh warga, tamu, dan pengunjung di Kota Banjarmasin,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolresta menyampaikan strategi keamanan menjelang tahun baru dengan fokus pada titik-titik spesifik.

“Fokus keamanan mencakup titik-titik vital seperti Duta Mall, siring, km 6, dan pelabuhan, dengan pos pengamanan dan pelayanan pos terpadu,” ucapnya.

Kapolresta juga menekankan larangan konvoi atau pawai keliling sesuai dengan surat edaran Forkopimda.

“Jika ada yang melanggar ya edukasi kepada masyarakat diutamakan, dengan harapan dapat menjaga ketertiban tanpa perlu menggunakan kekerasan dalam menegur,” pungkasnya.

[feed_them_social cpt_id=57496]