JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan terus melakukan pembenahan dan penambahan sarana prasarana perpustakaan, untuk menunjang kenyamanan pengunjung.
Terbaru, pihaknya merenovasi ruang perpustakaan umum dan aula, yang sempat rusak akibat termakan usia.
“Kita sudah ganti plafon yang berada di atas rak buku layanan umum di samping kiri dan kanan dengan bahan bangunan PVC. Alhamdulillah, plafon bagian atas terlihat indah dan cantik,” ungkap Kepala Dispersip Kalsel Hj. Nurliani Dardie, melalui siaran persnya, Rabu (3/1/24).
Dijelaskannya, rehab itu dilakukan karena plafon yang lama sudah lapuk akibat rembesan hujan.
“Kantor Dispersip Kalsel ini merupakan gedung lama dan bentuknya rumah bumbungan tinggi. Berdirinya pun hanya sendiri, tak ada bangunan lain, sehingga bila hujan lebat, air bisa merembes ke dalam hingga merusak plafon,” papar Kadis.
Pihaknya kemudian secara bertahap melakukan perbaikan di ruang perpustakaan dan ruang deposit.
Selain itu, kata Bunda Nunung (sapaan akrab Kadis), pihaknya juga telah memperbaiki pembatas dinding di ruang aula, yang sebelumnya rusak akibat terendam air pada saat banjir besar 2021 lalu.
“Banjir memasuki aula ini hingga ketinggian sekitar 40 sentimeter, sampai merusak pembatas dinding,” cerita Bunda Nunung.
Ia pun berharap, renovasi yang dilakukan bisa meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat.
“Kami juga akan terus berbenah diri, memberikan pelayanan yang terbaik dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan maupun teknologi,” pungkasnya.
Kenyamanan perpustakaan ini juga telah banyak diakui para pemustaka, yang sering bersantai sambil belajar di perpustakaan umum, di Jalan A. Yani Kilometer 6 Banjarmasin.
“Bila ada tugas di kampus dan waktu senggang, saya menyempatkan diri ke Perpustakaan Palnam. Suasana di perpustakaan ini sangat nyaman, tenang, dan bersih,” ungkap Miftahul.
Ditambahkan mahasiswi semester pertama Prodi Pendidikan Madrasah Ibtidaiah UIN Antasari ini, buku-buku di Perpustakaan Palnam tertata rapi dan mudah dicari.
“Saya juga melihat plafon di samping kiri dan kanan masih baru, sehingga menambah ‘kemegahan’ ruang perpustakaan di sini,” pungkas Miftahul.














