JURNALKALIMANTAN.COM, KOTABARU – Menempuh perjalanan hingga 8 jam dari Kota Banjarmasin, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan kembali melakukan kunjungan ke daerah-daerah, yang kali ini menyambang Kabupaten Kotabaru, untuk monitoring dan evaluasi implementasi aplikasi Srikandi.
Kegiatan ini dipimpin langsung Kadis Hj. Nurliani Dardie, beserta arsiparis, admin Srikandi, dan pengelola kearsipan.
Kedatangan rombongan disambut Kepala Dispersip Kotabaru, bersama Kepala Bidang Arsip dan jajaran.
Diungkapkan Kadispersip Kalsel, monev ini sebagai upaya untuk memonitor keberhasilan serta mengetahui kendala apa saja yang dihadapi dalam implementasi Srikandi di daerah.
“Kita terus mendorong dan mengupayakan agar penerapan aplikasi tersebut dapat digunakan pada seluruh perangkat daerah,” ungkap Hj. Nurliani melalui siaran persnya, Jumat (19/1/2024).
Selain itu, ia ingin implementasi aplikasi Srikandi berjalan maksimal.
“Tentu itu perlu didukung sumber daya manusia, regulasi organisasi, sarana prasarana, serta anggaran yang memadai, sehingga bisa saling mendukung atau menguatkan,” jelasnya.
Pihaknya juga berupaya meningkatkan kapasitas seluruh lembaga kearsipan kabupaten/kota, agar dapat lebih optimal dalam ranah pembinaan.
Pada kesempatan ini, Kadispersip juga meninjau pelayanan perpustakan, yang dinilai sudah cukup baik.














