JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Wakil Wali Kota (Wawali) Banjarmasin H. Arifin Noor, mengikuti penilaian verifikasi lapangan Lomba Kampung Keluarga Berkualitas (KKB) 2024 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, dan mengharapkan dapat melangkah ke tingkat nasional.
Kelurahan Alalak Selatan terpilih menjadi satu dari sejumlah KKB yang telah melewati masa kurasi di 13 kabupaten/kota se-Kalsel, dan kini masuk dalam kategori 5 besar.
Didampingi Camat Banjarmasin Utara Norrahmawati dan Lurah Alalak Selatan M. Liqa Syuhada, H. Arifin Noor menyambut hangat jajaran tim penilai yang dipimpin Sopyan (Penata KKB), selaku Ketua Tim Pokja Pengendalian Pendudukan BKKBN Perwakilan Kalimantan Selatan,
Dalam sambutannya, Arifin Noor mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang selama ini telah berjuang bersama untuk peningkatan kualitas KKB di Alalak Selatan, baik lewat berbagai program maupun terobosan yang ada.
“Sejak awal saya katakan, bahwa jangan sampai ada yang tertinggal, kita ingin semua keluarga di Banjarmasin berkualitas. Alalak Selatan ini jadi contoh dan perwakilan kita untuk ke tingkat provinsi,” ujarnya, saat penilaian yang berlangsung di Jalan Kompleks Dasa Maya II Blok K RT 16, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kamis (21/3).
Ia berharap penilaian dan verifikasi lapangan yang dilakukan dapat membuahkan hasil terbaik, dan mampu membawa Alalak Selatan lolos ke tahapan nasional.
“Mudah-mudahan klasifikasi penilaian kita bisa sampai ke nasional, itu harapan kita semua. Ulun titip baik kepada camat, lurah, Babinsa, Bhayangkara Pembina Kamtibmas, hingga ke tingkat RW, RT, agar bagaimana kita dapat kompak dalam hal pengawasan, untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas,” tutur Wawali.
Sementara itu, Sopyan menuturkan alasan dipilihnya Alalak Selatan, karena kelurahan ini dinilai telah memenuhi kriteria-kriteria klasifikasi program KKB yang dicanangkan.
“Di sini (Alalak Selatan) untuk klasifikasinya sudah mencapai posisi tertinggi. Artinya, semua program pemerintah sudah terlaksana berkaitan dengan kampung KB,” terangnya.
“Tinggal pada hari ini kami tim penilai melakukan pengecekan kembali, sebagai bentuk verifikasi untuk cek kebenarannya, apakah sesuai dengan apa yang telah disampaikan di website kampung KB-nya,” tambah Sopyan.
Informasi terhimpun, sejak dibentuk pada 2018, Kampung KB di Alalak Selatan terus melakukan pembenahan berkala, termasuk upaya pengurangan kawasan kumuh dan pembangunan sarana prasarana berupa toilet komunal, infrastruktur jalan di gang/kompleks, serta taman, dan kolam ikan.
Turut hadir Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat Rosmarini, beserta pengurus Pokja Kampung KB kelurahan Alalak Selatan.















