JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pascaterjadinya beberapa kali perkelahian di kawasan SPBU, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan bakal tingkatkan pengamanan. Kapolda Irjenpol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan, untuk beberapa kejadian yang terjadi sebelumnya sudah ditindaklanjuti dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Sudah diamankan dan diperiksa,” ungkapnya, Selasa (13/5/2025).
Ke depannya, kata Kapolda, pihaknya akan meningkatkan pengawasan dan patroli di beberapa kawasan, baik itu pelabuhan, ataupun SPBU.
“Jadi untuk di kawasan pelabuhan kita akan berkoordinasi dengan pihak TNI AL dan SDB, kita berikan kenyamanan dan kelancaran untuk para pelaku usaha,” tegasnya.
“Begitu pula untuk di SPBU dan juga para sopir truk, akan kita lakukan razia dan penangkapan terhadap praktik-praktik premanisme, baik di kawasan pelabuhan maupun di SPBU,” sambung Kapolda.
“Tidak ada praktik premanisme,” tekannya lagi.
Diwartakan sebelumnya, perkelahian terjadi sebanyak dua kali di kawasan SPBU yang ada di kawasan Gubernur Soebarjo dan Lingkar Dalam, Kecamatan Banjarmasin Selatan.
Kejadian tersebut melibatkan para tukang parkir atau tukang atur antrean truk yang sedang mengantre di kawasan SPBU.
(Api/Ahmad M)














