Pansus II Kunjungi Badan Pangan Nasional RI, Sempurnakan Perda Sapu Jagat

Kunjungan pansus II DPRD Kalsel ke badan pangan nasional

JURNALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Panitia Khusus II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan ke Badan Pangan Nasional Republik Indonesia, untuk membahas penyelenggaraan pangan, Kamis (3/7/2025).

Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk mempelajari dan memahami strategi serta kebijakan pangan nasional yang dapat diterapkan di Kalsel.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Mewakili Ketua Pansus II, Firmansyah (Wakil Ketua Pansus) menekankan pentingnya pembentukan payung hukum yang kuat untuk menjamin ketahanan pangan di daerah.

“Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan ketahanan pangan di Kalsel,” ungkapnya.

“Kami ingin mempelajari strategi dan kebijakan pangan nasional yang efektif dan efisien yang dapat diterapkan di Kalsel, kita akan membuat perda “sapu jagat”. Sebab kita menggabungkan dua perda menjadi satu,” sambung Firmansyah.

Dalam kunjungan tersebut, Pansus II membahas arah kebijakan ketahanan pangan Badan Pangan Nasional 2025–2029. Mereka juga mempelajari program-program yang telah dilaksanakan untuk meningkatkan ketahanan pangan di Indonesia.

“Kami ingin memastikan bahwa kebijakan ketahanan pangan di Kalsel sejalan dengan kebijakan nasional,” kata Firmansyah.

“Kami berharap dapat memperoleh pengetahuan dan pengalaman yang berharga dari Badan Pangan Nasional RI,” tambahnya.

Pansus II juga meminta penjelasan tentang program-program terkait peningkatan produksi, pengelolaan stok, dan peningkatan kualitas pangan.

“Kami telah melaksanakan beberapa program ketahanan pangan yang efektif dan efisien,” kata Budi Wiryanto, Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Badan Pangan Nasional.

“Kami berharap dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan Pansus II DPRD Kalsel,” sambungnya.

Pansus II juga berharap dengan kunjungan ini dapat meningkatkan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Kalsel dan Badan Pangan Nasional RI, serta memperbaiki kebijakan ketahanan pangan di Kalsel.(YUN)

[feed_them_social cpt_id=57496]