Tingkatkan Kapasitas Satgas KLA, Pemkab HSS Lakukan Pelatihan Manajemen Kasus

Sekda HSS mewakili Bupati membuka kegiatan. (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, HULU SUNGAI SELATAN – Mewakili Bupati Hulu Sungai Selatan Sekretaris Daerah Drs. H. Muhammad Noor, secara resmi membuka Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus bagi Anggota Satuan Tugas (Satgas) Kabupaten Layak Anak (KLA) HSS, pada sebuah Hotel di Kabupaten setempat, Senin (07/07/2025).

Pelatihan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas Satgas KLA dalam mewujudkan perlindungan anak yang optimal di Kabupaten HSS.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Kegiatan difasilitasi oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA), dengan menghadirkan narasumber dari instansi terkait serta praktisi perlindungan anak.

Selain anggota Satgas KLA, pelatihan juga diikuti oleh perwakilan satuan pendidikan formal dan non-formal, tenaga layanan dari rumah sakit dan puskesmas, PUSPAGA, perlindungan anak berbasis masyarakat desa/kelurahan, serta Forum Anak.

Dalam sambutan Bupati HSS menyampaikan, Kabupaten HSS telah menyatakan komitmennya untuk menjadi daerah yang ramah, aman, dan layak bagi anak. Komitmen ini tidak cukup hanya tertuang dalam dokumen perencanaan atau regulasi, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Keberadaan Satgas KLA sangat penting. Satgas bukan sekadar simbol, tetapi garda terdepan dalam upaya perlindungan anak. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan anggota Satgas dalam manajemen serta penanganan kasus anak menjadi suatu keniscayaan,” tutur Sekda.

Ia menegaskan bahwa pelatihan ini bukan hanya untuk memahami prosedur teknis penanganan kasus, tetapi juga membangun perspektif bahwa setiap anak adalah subjek yang memiliki hak, martabat, dan masa depan yang harus dijaga bersama.

“Melalui pelatihan ini, saya berharap para peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, serta menjadikannya sebagai ruang belajar bersama demi memperkuat sistem perlindungan anak di daerah kita tercinta,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, Sekda menambahkan bahwa setelah pelatihan ini, Satgas KLA HSS diharapkan dapat lebih sigap, terlatih, dan mampu bekerja secara kolaboratif dengan semua pihak pemerintah, masyarakat, dunia usaha, media, dan lembaga non-pemerintah dalam menangani berbagai kasus yang berkaitan dengan hak-hak anak.

(Uck/Ang)

[feed_them_social cpt_id=57496]