JURNALKALIMANTAN.COM, BANDUNG – Anggota Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. Rais Ruhayat, S.H., menegaskan pentingnya penguatan fungsi kelembagaan Bamus guna meningkatkan efektivitas kerja legislatif. Hal ini disampaikannya saat memimpin rombongan kunjungan kerja ke DPRD Kota Bandung, Jawa Barat, pada Senin kemarin (21/07/2024).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari studi komparasi kelembagaan yang dilakukan Bamus DPRD Kalsel untuk menyerap praktik-praktik terbaik yang telah diterapkan DPRD Kota Bandung, khususnya dalam penyusunan agenda kegiatan dan koordinasi antar alat kelengkapan dewan.
Dalam sambutannya, Rais Ruhayat menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan keterbukaan DPRD Kota Bandung. Ia menyebut suasana kekeluargaan yang tercipta selama pertemuan menjadi modal penting dalam membangun komunikasi antarlembaga legislatif lintas daerah.
“Pertemuan ini sangat positif. Kami mendapatkan banyak informasi penting, terutama terkait mekanisme penjadwalan kegiatan DPRD. Perbedaan-perbedaan yang kami temukan tentu akan menjadi masukan berharga untuk perbaikan di internal kami,” ujar Rais.
Ia menegaskan bahwa kunjungan seperti ini tidak sekadar formalitas, melainkan menjadi ruang refleksi bersama dalam mencari formula terbaik guna memperkuat peran Bamus sebagai ujung tombak perencanaan kerja DPRD.
Lebih lanjut, Rais menyampaikan bahwa hasil pertemuan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk meningkatkan sinergi dan harmonisasi antar alat kelengkapan DPRD di Kalimantan Selatan. Hal ini penting agar setiap kegiatan dewan dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Pertemuan berlangsung di ruang rapat DPRD Kota Bandung dan diterima secara resmi oleh jajaran sekretariat, salah satunya Robiatul Adawiyah yang mewakili unsur kesekretariatan. Suasana diskusi berlangsung akrab, dialogis, dan penuh semangat.
Selain membahas penyusunan jadwal kegiatan dewan, kunjungan ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman dalam pengelolaan dinamika internal lembaga legislatif, termasuk strategi penguatan komunikasi antar komisi dan fraksi.(YUN)














