Kasus MiChat Berujung Tewas, LDNU Banjar: Zaman Boleh Berubah, Nilai Jangan Luntur

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJAR – Menyikapi peristiwa tragis yang menewaskan satu orang dan melukai satu lainnya di Desa Sungai Sipai, Kabupaten Banjar, yang diduga berawal dari interaksi melalui aplikasi MiChat, Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Banjar mengajak semua pihak, untuk menjadikan kejadian ini sebagai bahan perenungan bersama di tengah derasnya perubahan sosial dan digital.

Sekretaris LDNU Banjar M. Ali Syahbana mengatakan, kemajuan teknologi seperti aplikasi perpesanan atau media sosial merupakan bagian dari perubahan zaman yang tidak bisa dihindari. Namun menurutnya, di balik kecanggihan itu, nilai-nilai hidup dan kekuatan iman tidak boleh ikut luntur.

[feed_them_social cpt_id=59908]

“Teknologi tidak salah. Tapi jika nilai-nilai kita tidak ikut mengiringi perubahan zaman, yang lahir bukan kemajuan, tapi kebingungan. Kasus ini menjadi pengingat bahwa kita butuh lebih dari sekadar kecakapan digital-kita butuh fondasi iman dan tanggung jawab pribadi,” ajaknya, Rabu (6/8/25).

Lebih lanjut, Ali menjelaskan, NU sejak lama menganut prinsip _al-muhāfaẓah ‘ala al-qadīm aṣ-ṣāliḥ wa al-akhdzu bi al-jadīd al-aṣlaḥ,_ yakni menjaga nilai lama yang baik, dan mengambil hal baru yang lebih baik. Prinsip ini, kata dia, sangat relevan diterapkan dalam menghadapi era digital.

“Kita tidak menolak teknologi, kita hanya ingin nilai-nilai dasar kita tetap menjadi penuntun. Iman itu yang akan menjaga kita, terutama saat kita berhadapan dengan ruang-ruang digital yang tanpa batas,” tambah Ali.

Dirinya juga mengajak semua elemen masyarakat-terutama keluarga, guru, dan tokoh agama-untuk lebih aktif membekali generasi muda dengan kesadaran bermedia dan tanggung jawab moral, tanpa bersikap menghakimi.

“Kita harus berjalan bersama. Ini bukan soal satu aplikasi, tapi tentang bagaimana kita semua-orang tua, anak muda, tokoh masyarakat-belajar menyikapi zaman dengan hati yang jernih dan akal yang menjaga nilai,” pungkasnya.

(Tul/Ahmad M)

[feed_them_social cpt_id=57496]