JURNALKALIMANTAN.COM, HULU SUNGAI TENGAH – Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah melaksanakan kegiatan Penyerahan Hadiah Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) dan Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) Jenjang SMP Tingkat Kabupaten Hulu Sungai Tengah Tahun 2025, Jum’at (7/11).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, H. Muhammad Anhar, beserta para pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Dinas Pendidikan, serta kepala sekolah dan guru pendamping yang telah setia membimbing siswa-siswi dalam kedua ajang tersebut.
Dalam sambutannya, H. Muhammad Anhar menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas semangat serta kreativitas para peserta didik dan guru yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan FTBI dan Pentas PAI.
“Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian Festival Anak Indonesia Hebat (FAIH), yang menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan potensi, karakter, dan identitas budaya daerah,” ungkapnya
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP, Badaruddin, menjelaskan bahwa Pentas PAI sudah dilaksanakan pada tanggal 18 September 2025.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter, memperkuat ukhuwah islamiyah, serta menggali potensi peserta didik di bidang keterampilan dan seni Pendidikan Agama Islam.
Adapun Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) yang dilaksanakan pada 27 September 2025 lalu menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam merawat, melestarikan, dan merevitalisasi Bahasa Daerah Banjar sebagai bagian dari kekayaan budaya luhur di Bumi Murakata.
Pada kesempatan tersebut, Dinas Pendidikan juga memberikan apresiasi khusus secara simbolis kepada SMPN 31 Hulu Sungai Tengah, atas dedikasi dan kegigihan luar biasa dalam memanfaatkan aplikasi ngaji.ai sebagai sarana pembelajaran inovatif di bidang keagamaan.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus memotivasi para siswa dan guru untuk berprestasi, berinovasi, dan menjaga nilai-nilai budaya serta keagamaan sebagai bagian penting dalam membentuk generasi emas Hulu Sungai Tengah yang berkarakter, berbudaya, dan berakhlak mulia.
(Rz)














