JURNALKALIMANTAN.COM, HULU SUNGAI SELATAN – Bertempat di Ruang Data Markas Komando Distrik Militer 1003/Kandangan, Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Drs. H. Achmad Fikry, M.A.P., membuka resmi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 Tahun 2021, Selasa (02/03/21), dan akan berlangsung hingga 31 Maret.
Kegiatan pembukaan ini turut dihadiri Komandan Resor Militer 101/Antasari (Brigjend TNI Firmansyah), Wakil Bupati HSS (Syamsuri Arsyad), Ketua DPRD HSS (H. Akhmad Fahmi), Kepala Kepolisian Resor HSS (AKBP Siswoyo, S.I.K., M.H.), Ketua Pengadilan Negeri Kandangan (Yunto Safarillo Hamonangan Tampubolon), Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel, Kepala Balai Perikanan Budi Daya Air Tawar Mandiangin, serta para kepala organisasi perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS.
Dalam laporannya, Dandim 1003/Kandangan, Letkol. Arm. Dedy Soehartono mengatakan, ada beberapa sasaran yang dilaksanakan pada kegiatan ini.
Baca Juga : Kolaborasi TNI dan Dispersip Kalsel Dimulai, Tingkatkan Minat Baca di Lokasi TMMD ke-110
Pertama, sasaran fisik berupa peningkatan jalan di Kampung Pariangan Desa Batu Bini, sepanjang 1.300 meter, dengan kelebaran 6 meter, dan pembuatan satu buah jembatan gelagar baja dengan ukuran 5×6 meter. Ditambah sasaran tambahan berupa rehab Musala Nataijul Iman, mulai dari pembuatan teras, rehab gudangnya, serta pembuatan tempat wudu, hingga bedah 2 rumah atas nama Bapak Aran dan Ibu Manasiah.
“Sedangkan sasaran non fisik, terdiri dari berbagai penyuluhan atau sosialisasi dan bakti sosial berupa pemberian kebutuhan bahan pokok,” urai Dandim.
Selain mendapatkan bantuan dari masyarakat, TMMD ini juga melibatkan personel dari Kodim 1003/Kandangan, Tim Asistensi TMMD, Yonif 621/Manuntung, Denzipur 8, Lanud Syamsuddin Noor, Lanal Banjarmasin, serta Polres HSS.
Bupati HSS, H. Achmad Fikry, atas nama pemerintah maupun masyarakat di lokasi TMMD, menyambut baik dan berterima kasih, karena kegiatan ini kembali dapat dilaksanakan di wilayahnya.
“TMMD ini merupakan upaya akselerasi pembangunan yang mengedepankan gotong royong, yang diharap bisa dirasakan manfaatnya dan dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Menurut bupati, Jalan yang ditingkatkan dalam TMMD ini, bisa menjadi akses utama anak-anak Pariangan untuk bersekolah ke SMP yang ada di desa tetangga (Malilingin).
“Bila memang memungkinkan, kita akan tingkatkan fungsi jalan tersebut menjadi lebih baik lagi,” harapnya.
Seusai pembukaan, para pejabat ini juga meninjau langsung lokasi TMMD, dan menyerahkan bantuan paket budi daya lele dalam ember, hingga meninjau peningkatan jalan dan Jembatan Pariangan-Malilingin, serta rehab musala dan bedah rumah.
Reporter : Ucok S
Editor : Al Isan














