Modus Bujuk Rayu, Sopir Truk di Banjarmasin Setubuhi Anak di Bawah Umur

Kanit PPA (kanan) memaparkan hasil pengungkapan kasus persetubuhan anak dbawah umur. (Foto : Api)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Banjarmasin kembali mengungkap kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Kota Banjarmasin.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial AR (45), yang diketahui sebagai sopir truk angkutan kayu. AR diduga melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap seorang anak perempuan berusia 12 tahun.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Eru Alsepa, melalui Kanit PPA Iptu Benitto Mohammad Topan, mengatakan kasus ini terungkap berkat laporan dari orang tua korban.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku di tempat kerjanya di kawasan Kecamatan Banjarmasin Utara.

“Untuk saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolresta Banjarmasin guna menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujar Iptu Benitto, Jumat (19/12).

Ia menjelaskan, pelaku melancarkan aksinya dengan modus bujuk rayu dan memanfaatkan kepolosan korban yang masih di bawah umur.

“Korban menganggap pelaku sebagai keluarga atau paman karena usianya lebih tua. Kepercayaan itu kemudian dimanfaatkan pelaku hingga akhirnya melakukan perbuatan tersebut,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui aksi pelaku berlangsung sejak Agustus hingga November 2025.

“Dalam kurun waktu sekitar dua bulan, pelaku mengakui telah menyetubuhi korban sebanyak 18 kali,” jelas Benitto.

Pelaku melancarkan aksinya saat melihat adanya kesempatan, terutama ketika orang tua korban tidak berada di tempat. Lokasi kejadian juga dipermudah karena tempat kerja pelaku berdekatan dengan warung milik orang tua korban.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

(Api/Ahmad M)

[feed_them_social cpt_id=57496]