JURNALKALIMANTAN.COM, HULU SUNGAI TENGAH – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Balikpapan Salurkan Bantuan Korban Banjir Kalimantan Selatan(Kalsel) tepatnya di kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Ahad, (07/03/2021).
Kegiatan sosial ini dlaksanakan Di Sekretariat MPC Hulu Sungai Tengah Jalan Surapati Desa Banua Jingah Barabai.
Bantuan sembako ini diserahkan langsung oleh Dewan Pembina Srikandi Pemuda Pancasila Balikpapan dan ketua Srikandi PP Balikpapan Juli Shinta Noviyanthi kepada Ketua MPC PP Hulu Sungai Tengah Athaillah Hasbi,di dampingi pengurus organisasi kepemudaan tersebut.
” Kegiatan sosial ini sebagai bentuk kepedulian dan ketulusan kami warga pemuda pancasila kepada warga masyarakat tetangga yang terkena korban bencana banjir di Kalimantan Selatan beberapa waktu yang lalu,”ujar dewan pembina Srikandi Pemuda Pancasila Balikpapan,Fitriani Syahriel.
Selain, menyalurkan ke Kabupaten HST, Bantuan berupa beras dan mie instan ini juga di berikan ke beberapa kabupaten seperti Kabupaten Tabalong, Hulu Sungai Utara (HSU) , Kabupaten Banjar, Barito Kuala (Batola) dan Kabupaten Tanah Laut, jelas Anggota DPRD Fraksi Partai Golkar Balikpapan.
Srikandi PP kota Balikpapan ini berharap pasca bencana banjir di HST kehidupan masyarakat cepat pulih dan normal sedia kala.
Sementara itu, ketua MPC Pemuda Pancasila Hulu Sungai Tengah, Athaillah Hasbi didampingi pengurus MPC dan PAC menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada MPC PP dan Srikandi kota Balikpapan atas Bantuan Sosial untuk korban Banjir di Hulu Sungai Tengah ini.
” Bantuan yang diberikan ini akan langsung kami disalurkan dan bagikan ke kecamatan kecamat di hulu sungai tengah yang terdampak banjir,Jelas anggota DPRD Kalsel ini.
Menurutnya bantuan ini, dibagikan kepada salah satu kecamatan di hst yakni ke desa Bulayak, kecamatan Hantakan di kabupaten HST.
Dengan Bantuan ini pihaknya beharap dapat membawa manfaat serta berkah untuk warga yang menerimanya.
Di desa bulayak warga masih banyak tidur di tenda tenda pengungsian dengan beralaskan tikar, untuk itu masyarakat setempat berharap dibangunkan hunian sementara (Huntara) untuk warga yang kehilangan tempat tinggal.
Editor : Ahmad MT














