Dugaan Permasalahan Lingkungan, Bupati HSS Minta PT AGM Bertindak Cepat

Bupati HSS bersama jajaran terkait dan PT AGM saat rapat terbatas, Senin (5/1/26). (Foto: Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM,HULU SUNGAI SELATAN – Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) H. Syafrudin Noor, menggelar rapat terbatas koordinasi dan evaluasi bersama manajemen PT Antang Gunung Meratu (AGM), untuk membahas terkait dugaan permasalahan lingkungan, yang dipicu tingginya curah hujan, berlangsung di ruang kerja Bupati, Senin (5/1/2026).

Rapat dihadiri Wakil Bupati HSS, Sekretaris Daerah, Wakil Ketua DPRD HSS H. Kusasi, Anggota Komisi III DPRD HSS Ahmad Rizali, serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH).

[feed_them_social cpt_id=59908]

Dalam pertemuan tersebut, manajemen PT AGM menyampaikan komitmennya untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan yang terjadi, mulai dari hulu hingga hilir di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Sebagai bentuk evaluasi, Bupati HSS menegaskan agar setiap permasalahan lingkungan yang muncul segera ditangani dan tidak dibiarkan berlarut-larut.

Ia juga mengingatkan bahwa penanganan cepat sangat penting untuk mencegah dampak yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan.

Bupati HSS menjelaskan, sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 22 Tahun 2025 tentang kewenangan penerbitan persetujuan lingkungan, sektor energi dan sumber daya mineral, termasuk pertambangan batu bara, berada di bawah kewenangan perizinan dan pengawasan Pemerintah Pusat, termasuk persetujuan teknis air limbah.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten HSS tetap siap memfasilitasi dan mengoordinasikan penanganan permasalahan lingkungan sesuai kewenangan yang dimiliki, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH).

“Jika terdapat dugaan permasalahan lingkungan, tentu akan kami tindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama berbagai pihak terkait, termasuk pihak yang diduga melakukan. Ini sebagai bentuk evaluasi agar permasalahan yang muncul dapat segera dicarikan solusi penanganannya,” pungkas Bupati.

(Uck/Rls)

[feed_them_social cpt_id=57496]