Turun Langsung ke Lok Baintan, Hj. Fathul Jannah Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir

Ketua Tim Penggerak PKK Prov Kalsel, Hj Fathul Jannah Saat Menyerahkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir di Desa Lok Baintan, Sungai Tabuk, Kab Banjar, (Foto : M. Rezky Maulidja)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJAR – Menindaklanjuti instruksi Gubernur Kalimantan Selatan, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah, turun langsung menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir di Desa Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kamis (8/1/2026) sore.

Istri Gubernur Kalsel H. Muhidin tersebut tampak mengenakan rompi biru-putih khas Ketua TP Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan. Ia menyerahkan bantuan secara langsung kepada warga sebagai bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah Provinsi Kalsel, sekaligus memastikan bantuan diterima tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Sejak siang hari, warga terlihat berkumpul di depan kantor desa meski kawasan tersebut masih tergenang air setinggi setengah lutut orang dewasa. Anak-anak dan para ibu tampak bercengkerama sembari menantikan kedatangan Hj. Fathul Jannah, yang disambut hangat penuh antusias oleh masyarakat setempat.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menyalurkan berbagai bantuan logistik. Bantuan tersebut antara lain beras sebanyak 1,5 ton dari Dinas Pertanian Kalsel, 200 paket sembako dari BPBD Kalsel, serta 50 paket makanan tambahan untuk balita dan ibu hamil dari Dinas Kesehatan Kalsel. Dinas PUPR Kalsel juga turut menyalurkan 150 paket sembako.

Sementara itu, Dinas Sosial Kalsel memberikan bantuan berupa 50 paket makanan siap saji untuk dewasa, 50 lembar selimut, 40 paket perlengkapan bayi, serta 40 paket makanan anak. Berdasarkan data, Desa Lok Baintan memiliki 520 rumah yang dihuni 570 kepala keluarga dengan jumlah penduduk sekitar 1.490 jiwa.

Sebanyak 130 paket bantuan diserahkan langsung oleh Hj. Fathul Jannah yang didampingi Tenaga Ahli Gubernur Kalsel Anni Hanisyah, serta jajaran ibu-ibu PKK dari Dinas Pertanian dan Dinas PUPR Kalsel.

“Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat baik. Mudah-mudahan bantuan yang kami salurkan, meskipun seadanya, dapat sedikit meringankan beban warga,” ujar Hj. Fathul Jannah seusai penyaluran bantuan.

Ia juga berharap masyarakat yang terdampak banjir diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini.

“Mudah-mudahan banjir segera surut dan masyarakat diberikan tambahan kesabaran. Semoga ada hikmah dan kebaikan di balik musibah ini,” tuturnya.

Hj. Fathul Jannah mengaku terkesan dengan semangat warga yang tetap ceria meski telah beberapa hari dilanda banjir. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi energi positif bagi semua pihak.

“Melihat warga tetap sehat dan bersemangat meski terdampak banjir menjadi energi positif. Semoga semangat ini membawa kebaikan bagi mereka semua,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Lok Baintan, Bawaihi, mewakili masyarakat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan atas bantuan yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Ibu Gubernur atas perhatian dan bantuan kepada masyarakat Desa Lok Baintan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat meringankan beban warga,” ujarnya.

Bawaihi berharap bantuan tersebut dapat terus berlanjut, baik dari pemerintah maupun pihak swasta, untuk membantu pemulihan kondisi masyarakat pascabanjir.

Ia menjelaskan, banjir di Desa Lok Baintan tergolong cukup parah, dengan tiga RT terdampak. Ketinggian air di jalan desa berkisar antara 15 hingga 60 sentimeter, sementara di dalam rumah warga mencapai 15 hingga 30 sentimeter.

“Banjir di desa kami bersifat pasang surut dan sangat dipengaruhi oleh pasang air laut. Saat pasang, ketinggian air semakin bertambah,” jelasnya.

Ia menambahkan, genangan air di Desa Lok Baintan cenderung lebih lama surut dibanding wilayah lain. Jika di daerah Martapura banjir surut dalam satu hingga dua minggu, di Lok Baintan bisa bertahan hingga satu bulan atau lebih karena berada di daerah aliran air yang terpengaruh pasang laut.

Terkait solusi jangka panjang, Bawaihi berharap adanya peninggian kembali jalan desa yang sebelumnya pernah dilakukan sebelum tahun 2000, namun kini dinilai sudah tidak memadai.

Salah seorang warga Desa Lok Baintan, Aminah, mengungkapkan rasa bahagianya atas perhatian pemerintah.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Hj. Fathul Jannah yang dinilai hadir langsung membantu warga di tengah kesulitan.

“Kami sangat bahagia. Terima kasih, Ibu Gubernur, atas perhatian kepada kami yang terdampak banjir,” ucapnya haru.

Aminah juga mendoakan agar Hj. Fathul Jannah dan Gubernur Kalsel H. Muhidin selalu diberi kesehatan, kelancaran rezeki, dan umur panjang, serta dapat kembali mengunjungi Desa Lok Baintan dalam kondisi yang lebih baik.

(Adpim/Ian)

[feed_them_social cpt_id=57496]