Transformasi Posyandu, Pemkot Banjarmasin Dorong Layanan Terpadu di Kelurahan

Ketua TP PKK didampingi Plt Kadinkes dan jajaran terkait saat rapat koordinasi. (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin terus memperkuat peran kelurahan sebagai garda terdepan pelayanan publik, melalui transformasi posyandu menjadi layanan terintegrasi lintas sektor.

Upaya tersebut diwujudkan melalui penerapan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), yang diharapkan mampu mendekatkan pelayanan dasar langsung ke masyarakat.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Komitmen itu ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Posyandu 6 SPM di Aula Kantor Dinas Kesehatan, Senin (12/1/2026).

Ketua Tim Penggerak PKK Banjarmasin Hj. Neli Listriani menekankan, posyandu kini tidak lagi bersifat sektoral, melainkan menjadi pusat pelayanan dasar masyarakat yang terintegrasi.

“Posyandu merupakan unit layanan yang paling dekat dengan masyarakat. Melalui integrasi enam SPM, pelayanan dasar bisa diakses lebih mudah, merata, dan berkelanjutan, khususnya di tingkat kelurahan,” ujarnya.

Menurut Neli, transformasi posyandu menjadi langkah strategis untuk memperkuat fungsi kelurahan sebagai ujung tombak pelayanan publik.

Dengan pelayanan yang terintegrasi, efektivitas program pemerintah di tingkat bawah diharapkan meningkat, sekaligus mempertegas kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

Neli menegaskan, keberhasilan Posyandu 6 SPM sangat bergantung pada sinergi lintas sektor. Seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) diminta tidak hanya menjalankan program sesuai kewenangan, tetapi memastikan implementasinya benar-benar berjalan hingga tingkat posyandu.

“Posyandu adalah titik temu pelayanan dasar dengan masyarakat. Karena itu, pembinaan dan pengawasan harus dilakukan secara langsung dan berkelanjutan, agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” tegasnya.

Ketua TP PKK juga mengakui masih terdapat tantangan, terutama terkait kapasitas kader posyandu. Namun, dengan penguatan SDM, evaluasi berkala, serta kolaborasi antar-SKPD, Posyandu 6 SPM diyakini mampu menjadi pusat pelayanan masyarakat yang efektif dan berkelanjutan.

“Dengan sinergi yang kuat, posyandu dapat menjadi fondasi utama peningkatan kualitas hidup masyarakat Kota Banjarmasin,” pungkas Neli.

Rakor tersebut membahas sejumlah agenda strategis, antara lain persiapan pelaksanaan Posyandu 6 SPM, persiapan Lomba Tim Pembina Posyandu Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, serta Lomba Posyandu 6 SPM Tingkat Kota Banjarmasin.

Kegiatan ini turut dihadiri Pelaksana Tugas Kepala Dinkes M. Ramadhan, bersama jajaran SKPD yang tergabung dalam Tim Pembina Posyandu.

(Hik/Ang)

[feed_them_social cpt_id=57496]