JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Penuh kehangatan dan kepedulian, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin bersama istri Hj. Fathul Jannah serta Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha dan istri Hj. Yeni Susanty mengunjungi dua anak yatim piatu yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Banjarmasin, Kamis (22/1/2026) pagi.
Kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian langsung Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Polda Kalsel terhadap dua bersaudara, Felina Delfi (11) yang akrab disapa Adel dan adiknya Jailani (5), korban kecelakaan lalu lintas yang menewaskan kedua orang tua mereka pada tahun 2022 di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
Adel dan Jailani sebelumnya ditemukan Gubernur Muhidin bersama Kapolda Kalsel saat meninjau lokasi banjir di Kecamatan Sungai Tabuk dan Sungai Rangas, Kabupaten Banjar, beberapa waktu lalu. Kondisi kesehatan kedua anak tersebut memprihatinkan, di mana Adel mengalami gangguan pada fungsi tangan, sementara Jailani tidak dapat meluruskan kakinya dengan normal.

Melihat kondisi tersebut, Gubernur Kalsel dan Kapolda Kalsel memberikan perhatian khusus dengan memfasilitasi pengobatan dan operasi secara gratis.
Pada Rabu (21/1/2026), kedua anak tersebut dibawa dan ditangani langsung oleh tim Polda Kalsel untuk menjalani perawatan di RS Bhayangkara Banjarmasin.
Saat meninjau langsung kondisi pascaoperasi di ruang perawatan Athidira, Gubernur Muhidin dan Kapolda Kalsel mendapatkan penjelasan dari dr. Aditya Stephana Mahendra, Spesialis Bedah Tulang, terkait perkembangan kesehatan Adel dan Jailani.
“Yang terpenting sekarang adalah niat dan semangat adek-adek untuk cepat sembuh dan kembali sehat,” ujar Gubernur Muhidin saat menyemangati kedua anak tersebut.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Hj. Fathul Jannah turut berbincang dan memberikan motivasi, serta menyerahkan bingkisan kepada Adel dan Jailani.
“Harus tetap semangat, insya Allah pasti sembuh,” ucap Hj. Fathul Jannah dengan penuh kasih.
Gubernur Muhidin juga memastikan bahwa setelah sembuh, pemerintah daerah akan memperhatikan pendidikan dan masa depan kedua anak tersebut, termasuk menawarkan akses pendidikan melalui Sekolah Rakyat (SR).
Dalam keterangannya, Gubernur Muhidin menjelaskan bahwa operasi berjalan dengan baik dan kondisi pascaoperasi terpantau stabil.
Tahap selanjutnya adalah proses pemulihan lanjutan melalui perawatan dan terapi, khususnya untuk mengaktifkan kembali fungsi tangan Adel.
“Awalnya pihak keluarga sempat ragu untuk dilakukan tindakan medis. Namun Alhamdulillah, setelah diberi penjelasan, akhirnya bersedia. Operasi berjalan lancar dan ditangani oleh tenaga medis profesional,” jelasnya.
Atas respon cepat dan kepedulian tersebut, Gubernur Muhidin menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Kalsel beserta jajaran.
“Begitu mendapat informasi, Bapak Kapolda langsung turun tangan hingga proses operasi dapat segera dilakukan,” ujarnya.
Rasa terima kasih juga disampaikan pihak keluarga. Misrawati, nenek Adel dan Jailani, mengaku sangat bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur, Ibu, Bapak Kapolda dan Ibu, serta semua pihak yang membantu perawatan cucu kami. Semoga diberikan kesehatan dan keberkahan,” tuturnya haru.
Hal senada disampaikan Anisa Martina, tante Adel dan Jailani sekaligus ibu Kepala Desa Penggalaman.
“Kami sebagai keluarga tidak mampu membalas kebaikan ini. Semoga Allah membalas dengan pahala dan keselamatan dunia akhirat,” pungkasnya.
(Sumber: Adpim)














