FGD Balangan Park, Bupati Abdul Hadi Paparkan Arah Tata Kota dan Pariwisata Balangan

Bupati Balangan, H Abdul Hadi Saat Menghadiri FGD Pembahasan Masterplan Pembangunan Balangan Park, (Foto : MC Balangan)

JURNALKALIMANTAN.COM, BALANGAN – Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar ekspose Focus Group Discussion (FGD) Masterplan Balangan Park di Aula Benteng Tundakan, Kamis (22/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mematangkan perencanaan tata kota sekaligus pengembangan sektor pariwisata daerah.

Bupati Balangan H. Abdul Hadi menegaskan bahwa penyusunan Masterplan Balangan Park merupakan bagian penting dari arah pembangunan Kabupaten Balangan yang terencana, terpadu, dan berkelanjutan.

[feed_them_social cpt_id=59908]

“Masterplan Balangan Park disusun berdasarkan hasil kajian pengembangan kawasan wisata Balangan serta Masterplan Tata Kota Paringin Tahap II,” ujar Abdul Hadi.

Dalam proses perumusannya, Pemerintah Kabupaten Balangan bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melakukan peninjauan Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (RIPPDA). Langkah ini dilakukan untuk merumuskan arah pengembangan pariwisata yang lebih terintegrasi dan berdaya saing.

Sementara itu, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Balangan telah menyusun site plan pengembangan sejumlah destinasi wisata baru. Kawasan yang menjadi fokus pengembangan antara lain Kecamatan Halong, Tebing Tinggi, serta Wisata Baruh Bahinu di Desa Binjai.

Abdul Hadi juga menjelaskan bahwa masterplan tata kota Paringin kini telah memasuki Tahap II. FGD laporan akhir tata kota Paringin telah dilaksanakan pada akhir Desember 2024, dengan fokus utama pada pengembangan kawasan pusat kota.
Untuk tahap awal pembangunan, pemerintah daerah memprioritaskan kawasan Kota Paringin, termasuk pengembangan jalan lingkar barat dan jalan lingkar timur sebagai penunjang mobilitas dan pertumbuhan kawasan.

Selain itu, inventarisasi aset wisata telah dilakukan melalui ekspose akhir sarana dan prasarana destinasi wisata pada 29 September 2025. Upaya ini ditujukan untuk meningkatkan pengelolaan aset pariwisata pada 11 Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Kabupaten Balangan.

Pengembangan wilayah juga menyasar kawasan transmigrasi melalui FGD Ekspedisi Patriot Transmigrasi. Program ini difokuskan pada pengembangan kawasan Gula Habang yang meliputi Kecamatan Batumandi, Paringin Selatan, dan Lampihong.

Secara keseluruhan, ekspose FGD Masterplan Balangan Park bertujuan mematangkan perencanaan strategis pembangunan daerah, memperkuat arah tata kota yang lebih tertata, serta mendorong sektor pariwisata agar semakin kompetitif dan berkelanjutan sesuai visi dan misi pembangunan Kabupaten Balangan periode 2021–2026.

(Fzn)

[feed_them_social cpt_id=57496]