JURNALKALIMANTAN.COM, BANJAR – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar membuka pendaftaran peserta Festival Becatuk Dauh 2026 yang akan digelar menjelang bulan Ramadhan. Pendaftaran dibuka sejak 12 Januari dan ditutup pada 6 Februari 2026.
Kepala Bidang Kebudayaan Disbudporapar Kabupaten Banjar, Syahid, mengatakan pelaksanaan Festival Becatuk Dauh tahun ini dilakukan dengan sejumlah evaluasi dari penyelenggaraan sebelumnya, terutama terkait administrasi dan kepesertaan.
“Pendaftaran sudah dibuka sejak 12 Januari dan akan ditutup pada 6 Februari, bersamaan dengan pelaksanaan technical meeting. Kami berharap kepesertaan tahun ini lebih tertib dan jumlah peserta meningkat,” ujar Syahid, Kamis (29/1/26).
Ia menjelaskan, pada Festival Becatuk Dauh 2026 panitia menerapkan kebijakan uang penjaminan kepesertaan sebesar Rp300 ribu. Uang tersebut bukan merupakan biaya pendaftaran, melainkan sebagai bentuk komitmen peserta.
“Kebijakan uang penjaminan ini diterapkan untuk menghindari peserta bayangan maupun pendaftaran ganda yang selama ini kerap menimbulkan persoalan administrasi dan mengganggu sportivitas lomba,” jelasnya.
Festival Becatuk Dauh 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni pada 10–12 Februari 2026 untuk babak penyisihan. Sementara babak final direncanakan akan digelar pada malam puncak, dengan waktu pelaksanaan menyesuaikan di kemudian hari.
Kegiatan tersebut tetap dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ratu Zalecha Martapura yang dinilai strategis sebagai ruang publik dan pusat aktivitas masyarakat.
Terkait dewan juri, Syahid menyebutkan panitia masih mempertimbangkan menggunakan formasi yang sama seperti tahun sebelumnya, namun tetap membuka ruang masukan dari peserta.
“Nantinya peserta akan dimasukkan dalam grup komunikasi. Jika ada masukan terkait dewan juri, tentu akan kami bahas dan pertimbangkan bersama,” tambahnya.
Untuk total hadiah Festival Becatuk Dauh 2026 diperkirakan mencapai sekitar Rp70 juta, tidak jauh berbeda dengan pelaksanaan tahun sebelumnya.
Sementara anggaran kegiatan yang bersumber dari APBD Kabupaten Banjar berada di kisaran Rp105 juta, mencakup kebutuhan panggung, tenda, sistem suara, serta operasional kegiatan.
Syahid berharap Festival Becatuk Dauh 2026 dapat berjalan lancar dan tetap meriah, sekaligus menjadi sarana pelestarian budaya Banjar serta hiburan bagi masyarakat, meskipun dilaksanakan di tengah kondisi bencana.
(Dyt/Ang)














