JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – 711 calon haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi asal Kota Banjarmasin mulai menjalani vaksinasi meningitis, sebagai salah satu syarat penerbitan visa dan izin masuk ke Arab Saudi.
Vaksinasi difasilitasi Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kesehatan dan dilaksanakan di Kantor Dinkes di Jalan Pramuka, Jumat (13/2/2026).
Pelaksana Tugas Kepala Dinkes M. Ramadhan menyampaikan, bahwa seluruh calon haji yang mengikuti vaksinasi terdiri dari 427 perempuan dan 284 laki-laki.
“Sebelumnya mereka telah menjalani pemeriksaan kesehatan atau medical check-up di delapan puskesmas. Hari ini dilanjutkan dengan vaksinasi meningitis,” ujarnya usai pemantauan.
Ramadhan menjelaskan, vaksin meningitis menjadi persyaratan wajib guna mencegah penularan penyakit radang selaput otak, terutama saat jemaah berada di tengah kerumunan besar selama pelaksanaan ibadah haji.
“Vaksin ini penguatan daya tahan tubuh untuk membentuk antibodi. Antisipasi jika terinfeksi, sehingga tidak terlalu parah,” tambahnya.
Dari total 711 calon haji, terdapat empat orang yang dinyatakan tidak istitaah atau belum memenuhi syarat kesehatan untuk berangkat haji.
Setelah tahapan vaksinasi meningitis, para calon haji dijadwalkan kembali mengikuti vaksinasi polio dan Covid-19.
“Nanti akan dijadwalkan kembali setelah vaksinnya tersedia,” tambah Plt. Kadis.
Adapun calon haji tertua tahun ini berusia 85 tahun atas nama Paini Parto Utomo, sedangkan yang termuda berusia 17 tahun.
(Ih/Ahmad M)














