‎H Taufik Rahman Bangun Syiar Ramadhan, Masjid Bahrul Hidayah Gelar Kajian Subuh Rutin

Anggota fraksi PKS DPRD Kalsel, H. Taufik Rahman

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Anggota DPRD Kalsel Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H Taufik Rahman, menunjukkan komitmennya dalam memakmurkan rumah ibadah dengan menyelenggarakan program Kajian Subuh Ramadhan selama bulan suci.

‎Kegiatan ini digelar secara rutin setiap pekan dengan menghadirkan para ustadz yang kompeten di bidangnya.

[feed_them_social cpt_id=59908]

‎Program keagamaan tersebut bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat, sekaligus menjadi wadah pembinaan umat melalui penyampaian ilmu dan nasihat keislaman setelah pelaksanaan salat Subuh berjamaah.

‎Dalam publikasi resmi masjid, jadwal Kajian Subuh Ramadhan ditetapkan sebagai berikut:
‎Setiap Senin: Ustadz H. Ilham Humaidi
‎Setiap Selasa: Ustadz Haji Mohammad Mobarak. ‎Setiap Rabu: Ustadz Helmi Kasyful Anwar. ‎Materi yang disampaikan meliputi tafsir Al-Qur’an, fikih ibadah Ramadhan, akhlak, serta penguatan spiritual umat Islam selama bulan puasa.

‎H Taufik Rahman mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat, bukan sekadar tempat ibadah ritual semata.

‎“Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperbanyak ilmu dan amal. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kajian Subuh ini untuk memperkuat iman dan kebersamaan,” ujar salah satu pemilik dari Masjid Bahrul Hidayah tersebut di Banjarmasin, Kamis (19/2/2026).

‎Ia juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya jamaah di sekitar masjid, untuk hadir dan meramaikan kegiatan tersebut secara konsisten.

‎Menurut Taufik Rahman, Sejak diumumkan, program Kajian Subuh Ramadhan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selain menambah wawasan keagamaan, kegiatan ini dinilai mampu mempererat silaturahmi antar jamaah serta menumbuhkan semangat beribadah di waktu pagi.

‎Dengan adanya program ini, Masjid Bahrul Hidayah diharapkan menjadi pusat kegiatan keislaman yang aktif dan inspiratif selama Ramadhan, serta dapat terus berlanjut pada bulan-bulan berikutnya. (YUN)

[feed_them_social cpt_id=57496]