JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Anggota DPRD Kalimantan Selatan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Habib Hamid Bahasyim, mengimbau masyarakat agar tetap menjaga persatuan serta saling menghormati perbedaan dalam penetapan awal 1 Ramadan 1447 Hijriah.
Menurutnya, perbedaan penentuan awal Ramadan merupakan hal yang kerap terjadi dan tidak perlu disikapi secara berlebihan. Ia menegaskan, perbedaan tersebut didasarkan pada metode yang sama-sama memiliki landasan syariat, baik melalui rukyatul hilal maupun hisab.
“Perbedaan ini hendaknya disikapi dengan sikap dewasa dan penuh toleransi. Jangan sampai perbedaan penetapan awal puasa justru memecah ukhuwah di tengah masyarakat,” ujar Habib Hamid Bahasyim di Banjarmasin, kemarin.
Anggota Komisi I DPRD Kalsel itu juga mengajak umat Islam untuk lebih fokus pada esensi Ramadan, yakni meningkatkan ketakwaan, memperbanyak ibadah, serta menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat saling menghormati pilihan masing-masing, baik yang memulai puasa lebih awal maupun yang mengikuti keputusan pemerintah.
“Yang terpenting adalah menjaga persaudaraan dan suasana tetap kondusif, agar Ramadan dapat dijalani dengan penuh keberkahan,” pungkasnya. (YUN)














