Pasar Murah Murung Ilung Laris Manis, Sembako Ludes dalam Hitungan Menit

Warga antusias berbelanja di pasar murah Disperindag Balangan.- (Foto : Mc.Balangan)

JURNALKALIMANTAN.COM, BALANGAN – Upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Balangan. Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), pasar murah kembali digelar di Desa Murung Ilung, Kecamatan Paringin, Jumat (20/2/2026), dan langsung diserbu ratusan warga.

Sejak dibuka, lokasi kegiatan dipadati masyarakat yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Sejumlah komoditas seperti tepung terigu, minyak goreng, bawang, telur, dan gula pasir menjadi primadona dan ludes terjual hanya dalam waktu singkat.

[feed_them_social cpt_id=59908]

JF Analis Perdagangan Kabupaten Balangan, Asbit, menyampaikan bahwa kegiatan berjalan lancar dengan tingkat partisipasi masyarakat yang sangat tinggi.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan antusias masyarakat sangat tinggi. Dalam beberapa menit sejumlah barang sudah habis terjual, dan kegiatan berlangsung sekitar dua jam,” ujarnya.

Tingginya minat warga menjadi bahan evaluasi untuk menambah stok pada pelaksanaan berikutnya agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Kegiatan ini juga merupakan hasil kolaborasi bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Balangan yang turut menyediakan gula pasir, telur ayam, bawang merah, dan bawang putih.

Staf DKP3 Balangan, Ipansyah, mengungkapkan hampir seluruh komoditas yang dibawa habis terjual.

“Hampir seluruh barang yang kami bawa habis terjual. Harga telur Rp28 ribu per 15 butir, gula Rp15 ribu per kilogram, dan bawang Rp8 ribu per seperempat kilogram. Selisih harga sekitar Rp3 ribu hingga Rp5 ribu dibandingkan harga pasaran,” jelasnya.

Sementara itu, Aparat Desa Murung Ilung, Rian, berharap kegiatan serupa dapat digelar lebih rutin, terutama menjelang dan selama Ramadan.

“Ke depan kami berharap pasar murah seperti ini bisa lebih rutin dilaksanakan, terutama di bulan Ramadan. Ini sangat membantu warga untuk berbelanja dengan harga yang lebih murah dari harga pasar,” harapnya.

Menurutnya, selisih harga tersebut sangat membantu masyarakat dalam menghemat pengeluaran, khususnya menghadapi kebutuhan yang meningkat selama Ramadan.

(Sumber : MC Balangan)

[feed_them_social cpt_id=57496]