JURNALKALIMANTAN.COM, HULU SUNGAI TENGAH – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal mengungkap sejumlah program yang menjadi bagian dari penilaian hingga Kabupaten HST meraih penghargaan dari Pemerintah Pusat.
Penghargaan tersebut sebelumnya diterima HST dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Kalimantan yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Balikpapan pada 3 September 2026.
Dalam ajang tersebut, HST meraih Terbaik II kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan Regional Kalimantan serta Terbaik III Tingkat Kabupaten dalam Program 3 Juta Rumah.
Untuk kategori akses pendidikan, Samsul Rizal menyebut salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah kondisi akses masyarakat menuju sarana pendidikan.
Salah satu contohnya berada di Desa Pangambau Hilir Luar, tepatnya Dusun Lok Nyiur, yang sebelumnya belum memiliki akses jalan menuju sarana pendidikan.
“Yang menjadi penilaian salah satunya adalah akses menuju sarana pendidikan. Di Dusun Lok Nyiur, yang sebelumnya belum ada jalan menuju sarana pendidikan, kita bangunkan aksesnya. Itu menjadi salah satu bagian yang dinilai,” kata Samsul Rizal, Senin (21/9/2026).
Menurutnya, penilaian juga melihat kondisi riil akses masyarakat menuju fasilitas pendidikan serta upaya pemerintah daerah dalam melakukan perbaikan.
“Intinya, Pemerintah Pusat melihat bagaimana kondisi akses menuju sarana pendidikan kita dan upaya pemerintah daerah untuk terus memperbaikinya,” ujarnya.
Atas penghargaan tersebut, HST juga mendapatkan apresiasi berupa anggaran Rp1,5 miliar. Samsul Rizal mengatakan anggaran tersebut langsung diarahkan untuk perbaikan jalan.
“Anggaran penghargaan sebesar Rp1,5 miliar itu kita gunakan untuk memperbaiki jalan. Karena penghargaan ini berkaitan dengan akses jalan, maka anggarannya kita manfaatkan kembali untuk perbaikan jalan,” jelasnya.
Selain akses pendidikan, penghargaan di bidang Program 3 Juta Rumah juga berkaitan dengan upaya Pemkab HST menyediakan hunian layak bagi masyarakat.
Samsul Rizal mengatakan Pemkab HST memiliki program bedah rumah sebanyak 1.000 unit setiap tahun bagi masyarakat miskin yang menempati rumah tidak layak huni.
“Program bedah rumah kita 1.000 unit setiap tahun. Ini merupakan bagian dari upaya kita membantu masyarakat miskin yang masih tinggal di rumah tidak layak huni,” katanya.
Ia menegaskan target tersebut tetap diupayakan meskipun terdapat efisiensi anggaran daerah. Pemkab HST akan mengoptimalkan dukungan dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi untuk memenuhi target tersebut.
“Target 1.000 rumah per tahun tetap harus terlaksana. Sumber anggarannya bisa dari pusat, provinsi maupun daerah. Yang penting, 1.000 rumah untuk masyarakat miskin dan rumah tidak layak huni itu harus selesai,” tegasnya.
Samsul Rizal sebelumnya juga menyebut penghargaan bidang perumahan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap komitmen Pemkab HST dalam mendorong masyarakat mendapatkan hunian yang layak.
“Penghargaan ini bukan hanya tentang sebuah prestasi, tapi tentang komitmen kita supaya masyarakat, khususnya yang memerlukan, bisa mendapatkan hunian yang layak, nyaman, dan sejahtera,” ujarnya.
Ia berharap berbagai capaian tersebut menjadi dorongan bagi jajaran Pemkab HST untuk terus meningkatkan pelayanan dan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
“Masih banyak program kita yang nantinya akan diuji kelayakannya untuk mendapatkan penghargaan dari kementerian. Namun yang paling penting, kita terus berusaha agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” pungkasnya. (Adv/Rz)













