JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN– Masyarakat di kawasan perkotaan Kalimantan Selatan kini dapat menikmati perjalanan menggunakan tiga moda transportasi publik dengan tarif terintegrasi Rp5.000 melalui program Tarif Papadaan. Kemudahan ini didukung Bank Kalsel melalui aplikasi Aksel sebagai bagian dari upaya memperluas digitalisasi pembayaran transportasi.
Program yang melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Selatan, Dishub Kota Banjarmasin, dan Dishub Kota Banjarbaru tersebut mengintegrasikan layanan Trans Banjarbakula, Trans Banjarmasin, dan Trans Banjarbaru.
Melalui skema ini, pengguna dapat melakukan hingga tiga kali perjalanan atau perpindahan moda dengan satu kali pembayaran. Tarif berlaku selama 90 menit, dengan pilihan pembayaran menggunakan kartu prabayar nirsentuh, QRIS, maupun aplikasi dompet digital.
Dukungan Bank Kalsel melalui Aksel menjadi bagian dari pengembangan sistem pembayaran yang diharapkan membuat layanan transportasi publik lebih praktis, terjangkau, dan mudah diakses masyarakat.
Kepala Dishub Provinsi Kalimantan Selatan, M. Fitri Hernadi, mengatakan dukungan Aksel turut memfasilitasi implementasi proyek perubahan berupa penerapan tarif terintegrasi untuk layanan Trans Banjarbakula dan Trans Banjarmasin.
Skema tersebut diharapkan memberikan pilihan biaya perjalanan yang lebih ekonomis sekaligus mempermudah masyarakat menggunakan transportasi publik secara rutin.
Direktur Bisnis Bank Kalsel, Izhar, menegaskan komitmen pihaknya untuk mendukung program pemerintah daerah, terutama dalam mempercepat digitalisasi sistem pembayaran di Kalimantan Selatan.
“Terutama sebagaimana komitmen kita dengan Bank Indonesia, akan selalu mendukung digitalisasi Kalimantan Selatan. Salah satu kegiatannya ada di Trans Banjarbakula, yakni mendorong digitalisasi,” ujarnya.
Melalui kolaborasi tersebut, integrasi tarif dan pembayaran digital diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat menggunakan angkutan umum. Selain membantu menekan biaya perjalanan, program ini juga menjadi bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi dan mendorong sistem transportasi perkotaan yang lebih modern serta berkelanjutan.
Bagi Bank Kalsel, dukungan terhadap Tarif Papadaan sekaligus memperluas pemanfaatan layanan keuangan digital dalam aktivitas sehari-hari masyarakat Banua.
(Adv)













