Banjar  

Ada Pasar Murah di Lok Baintan, Ringankan Beban Warga dan Tekan Inflasi

Puluhan warga menyerbu pasar murah. (Foto : Ayr)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJAR – Rangkaian Festival Pasar Terapung 2025 di Sungai Lok Baintan tidak hanya menampilkan kegiatan budaya sungai, tetapi juga menghadirkan program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Hal itu terlihat saat Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar menggelar Pasar Murah, sebagai langkah membantu kestabilan harga kebutuhan pokok dan menjaga daya beli warga.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Kepala DKUMPP I Gusti Made Suryawati menjelaskan, pihaknya menyediakan 200 paket sembako per hari yang dibagikan selama dua hari penyelenggaraan festival, sehingga total terdapat 400 paket yang disalurkan kepada masyarakat yang hadir.

“Dalam paket tersebut terdapat gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, dan susu kaleng,” ujarnya Sabtu (8/11)

Made menyampaikan, setiap paket diberikan subsidi sebesar Rp20.000, yang dihitung berdasarkan subsidi Rp5.000 untuk tiap komoditas. Dengan demikian, masyarakat dapat membeli paket sembako dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

“Subsidi ini untuk meringankan beban warga,” jelasnya.

Kadis menegaskan, pasar murah ini bukan sekadar pelengkap acara, tetapi merupakan intervensi langsung pemerintah daerah untuk mengendalikan inflasi, terutama pada komoditas kebutuhan pokok yang sensitif pergerakan harganya.

“Momentum festival dimanfaatkan karena banyak masyarakat datang. Ini waktu yang tepat untuk memastikan ketersediaan barang sekaligus menstabilkan harga agar inflasi tetap terkendali,” tambahnya.

Pasar Murah tersebut disambut antusias pengunjung. Banyak warga yang sejak pagi mendatangi stan DKUMPP untuk membeli paket sembako dengan harga yang lebih bersahabat.

(Ayr)

[feed_them_social cpt_id=57496]