JURNALAKALIMANTAN.COM,BANJARMASIN – Sejumlah wilayah di Kota Banjarmasin kembali dilanda banjir akibat air pasang dan curah hujan yang tinggi, Kondisi tersebut menyebabkan genangan air meluas dan merendam permukiman warga di beberapa titik.
Salah satu kawasan yang terdampak cukup parah berada di Jalan Karya Tani, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur.
Di wilayah ini, banjir telah berlangsung selama beberapa hari terakhir dan hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda surut.
Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan genangan air tidak hanya merendam ruas jalan, tetapi juga masuk ke dalam rumah warga. Situasi tersebut memaksa sebagian warga meninggalkan tempat tinggal mereka untuk sementara waktu dan mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Komandan Regu BPBD Kota Banjarmasin, Andy mengatakan, debit air di wilayah Kecamatan Banjarmasin Timur terus mengalami peningkatan. Menurutnya, kondisi ini dipicu oleh pertemuan antara air pasang rob dan tingginya intensitas hujan.
“Selain hujan dan rob, banjir ini juga diduga merupakan kiriman air pasang dari wilayah Kabupaten Banjar,” ujar Andy saat ditemui di lokasi banjir, Jumat (2/1) malam.
Ia menambahkan, di Kelurahan Sungai Lulut sedikitnya terdapat 18 kepala keluarga yang terdampak.
Ketinggian air yang masuk ke dalam rumah membuat sejumlah warga memilih melakukan evakuasi mandiri ke mushola maupun rumah kerabat yang berada di lokasi lebih tinggi.
Tak hanya di Banjarmasin Timur, banjir juga melanda sejumlah wilayah lain, khususnya di Kecamatan Banjarmasin Selatan.
Beberapa daerah yang terdampak genangan cukup dalam antara lain Kelurahan Sungai Lulut, Pemurus Dalam, dan Pemurus Baru, dengan ketinggian air bervariasi hingga mencapai lutut orang dewasa.
Sementara itu, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi banjir diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir Januari. Puncak pasang air diprediksi terjadi pada 5 atau 6 Januari mendatang.
(Api/Ang)














