Akan Ada Pembatasan Lalu Lintas di Gampa Asahi Sampai April 2021

Jalan Gampa
Kemacetan yang terjadi di kawasan Desa Gampa Asahi | Foto by WAG

JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Angkutan lalu lintas yang melintasi wilayah Kabupaten Barito Kuala (Batola), segera diberlakukan pembatasan tonase, hingga penjadwalan jam lewatnya.

Rencananya, beban maksimal yang diperbolehkan antara 10–15 ton. Sedangkan waktunya hanya pada malam hari.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Kesepakatan ini berdasarkan hasil rapat bersama Wakil Bupati (Wabup) Batola, H. Rahmadian Noor; Pj. Sekda Batola, H. Abdul Manaf; Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan (Kalsel), Syauqi Kamal; perwakilan Kepolisian Daerah Kalsel yang dihadiri Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Batola, AKP. Didik; Dandim 1005/Marabahan, Letkol ARM Ari Priyudono; dan pimpinan satuan kerja perangkat daerah terkait, baik dari tingkat provinsi maupun Batola, yang berlangsung di Aula Pendopo Kantor Bupati, Selasa (16/03/2021).

pembatasan tonase jalan gampa
Rapat Pembatasan Lalu Lintas di Gampa Asahi

Pembatasan ini dilakukan, dalam rangka menyikapi kerusakan jalan sepanjang 2,8 kilometer, yang menyebabkan antrian lama, khususnya di kawasan Desa Gampa Asahi, Kecamatan Rantau Badauh.

“Kendati pada rapat ini tidak dihadiri pihak Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XV Provinsi Kalsel, namun semua peserta menyepakati diberlakukannya pembatasan tonase dan penjadwalan angkutan besar,” ucap Wabup Batola.

Ia khawatir jika tak diberlakukan pembatasan, jalan yang ada menjadi tak bisa diakses sama sekali akibat mengalami kerusakan total.

Kepala BPJN Kalsel mengungkapkan, jalan menuju marabahan tersebut memang tak bisa menahan angkutan besar, dan akhirnya mengalami kerusakan parah.

Jalan penghubung Batola menuju kawasan hulu sungai ini berstatus jalan nasional, sehingga yang melakukan penanganannya adalah dari BPJN Kalsel, dan sedang dalam tahap lelang dengan dana sekitar Rp98 miliar, bersamaan pengerjaan jalan yang ada di Sungai Puting, Kabupaten Tapin.

“Rencananya, Jalan Gampa Asahi itu diperbaiki strukturnya maupun kelebarannya. Saat ini untuk membantu mengatasi kemacetan kami menstanbykan grader dan compact serta stock material, agar saat diperlukan sudah tersedia,” tegasnya.

Syauqi memperkirakan, pembatasan ini akan berlangsung sampai April, menunggu selesainya perbaikan permanen Jembatan Mataraman (Kabupaten Banjar).

(Alibana/AhmadMT)

[feed_them_social cpt_id=57496]