JURNALKALIMANTAN.COM,HULU SUNGAI TENGAH – Asosiasi Pariwisata Alam Murakata (APAM) Barabai lahir pada tanggal 5 Juli 2020. Tepat tadi malam, pihaknya menggelar Anniversary ke 3 di Wisata Manggasang, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).
Memasuki usia yang ke 3 tahun ini, para pelaku jasa usaha pariwisata di HST itu, terus mendorong kemajuan sektor wisata dan ekonomi masyarakat berbasis lingkungan dengan prinsip kolaborasi ke berbagai pihak.
“Target kita kedepannya HST bisa menjadi barometer pariwisata di Bumi Kalimantan, bisa melangkah ke Nasional, hingga Mancanegara,” ungkap Ketua APAM Barabai, Yuandani Harizki, Rabu (5/7/2023) malam.
Demi mewujudkan itu, pihaknya terus melakukan berbagai upaya nyata. Diantaranya, menyediakan APAM Barabai ini sebagai wadah kolaborasi para pelaku jasa usaha di HST yang terbuka untuk semua pihak.
“Kita berupaya menyatukan pelaku pariwisata, sehingga disitu terjadi persaingan positif. Dimana masing-masing pengelola bisa saling memotivasi agar lebih maju dan berinovasi,” tambahnya.
Pemilik Wisata Manggasang, M Rifani menambahkan, pihaknya melalui APAM terus berupaya melestarikan alam dan meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pariwisata.
“Komitmen kita tetap Save Meratus,” kata pria yang kerap disapa Datu Manggasang itu.
Menurutnya wisata Manggasang ini sebagai salah satu pelopor wisata diluar kepemilikan Pemerintah Derah. Untuk itu, ia terus memberikan semangat kepada para perintis wisata baru agar terus berkembang.
Disamping itu, pihaknya juga terus menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten, para pelaku jasa usaha, stakeholder terkait, serta masyarakat untuk sama-sama memajukan sektor wisata di Kabupaten HST. (RZ)














