Kalsel  

APBD Perubahan 2020 Kalsel, Terfokus Covid-19

Fajar Desira, kepala Bappeda kalsel
Fajar Desira, kepala Bappeda kalsel

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2020 Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), sebagiannya dianggarkan untuk penanganan Covid-19.

“APBD-P 2020 ini difokuskan untuk menangani pandemi. Selain itu, anggaran yang digunakan juga menyangkut masalah jaring pengamanan sosial dan penanggulangan dampak lingkungan,” jelas Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Nurul Fajar Desira, di Gedung Dewan, kemarin.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Menurutnya, penganggaran APBD-P terkhusus untuk penanganan pandemi, dinilai aman dan tidak mengalami kendala.

Meskipun begitu, terdapat beberapa catatan yang dilayangkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.

Catatan tersebut antara lain permintaan rasionalisasi anggaran dengan mematuhi beberapa aspek, seperti efektivitas, efisiensi dan kewajaran, serta penghematan penggunaan anggaran.

Selain itu, Kemendagri juga meminta Pemerintah Provinsi Kalsel untuk memperhitungkan kembali pembelian barang dan jasa, agar disesuaikan dengan kebutuhan nyata, termasuk bagi seluruh satuan kerja perangkat daerah dan DPRD Kalsel.

Editor : Ahmad MT

[feed_them_social cpt_id=57496]