Arus Balik di Pelabuhan Trisakti Mulai Mengalir, Puncak Diprediksi Sabtu Ini

Suasana penumpang dari Kota Surabaya datang di pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Rabu (25/3/26). (Foto: Api)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Gelombang arus balik Idulfitri 1447 H di kawasan Pelabuhan Trisakti, Kota Banjarmasin, mulai terlihat pada Rabu (25/3/2026) siang. Aktivitas ini ditandai dengan kedatangan perdana KM Dharma Rucitra I yang mengangkut pemudik dari Kota Surabaya.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin Herri Purwanto mengonfirmasi, bahwa aktivitas keberangkatan dan kedatangan kapal penumpang di Pelabuhan Trisakti telah dimulai secara resmi hari ini.

“Untuk kedatangan hari ini tercatat sebanyak 1.009 penumpang, sementara untuk keberangkatan menuju Surabaya mencapai kurang lebih 1.000 penumpang,” ujarnya kepada para awak media.

Herri menjelaskan, intensitas arus balik tahun ini cenderung lebih lambat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh masa libur panjang dan kebijakan pemerintah terkait pola kerja pascalebaran.

“Meskipun tanggal 25 dan 26 Maret sudah masuk hari kerja, adanya kebijakan _work from home_ (WFH) membuat sebagian masyarakat memilih menunda kepulangan mereka agar tidak bersamaan,” tambahnya.

Pihak KSOP memprediksi puncak arus balik di Pelabuhan Trisakti akan terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026. Hal ini mengingat masyarakat akan kembali aktif bekerja secara penuh pada Senin, 30 Maret mendatang.

Di sisi lain, salah satu penumpang asal Sumbawa, Nusa Tenggara Timur, Domi, mengaku memilih moda transportasi laut untuk kembali ke Banjarmasin bersama keluarganya karena faktor biaya.

“Saya memilih naik kapal karena jauh lebih terjangkau dibanding tiket pesawat, apalagi saya berangkat sekeluarga. Kami memilih kembali hari ini karena masa libur sudah habis dan harus kembali bekerja,” ungkapnya.

Domi juga menambahkan, bahwa sejauh ini proses perjalanan dari kampung halaman transit Surabaya hingga tiba di Banjarmasin berjalan sangat lancar.

“Semuanya aman, tidak ada gangguan atau kendala selama di perjalanan,” pungkasnya.

(Api/Ahmad M)