JURNALKALIMANTAN.COM, TANAH BUMBU – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga di saat Ramadan hingga Idulfitri 1447 H.
Kepastian itu disampaikan ketika kunjungan kerja ke Kabupaten Tanah Bumbu, dalam rangka pengendalian inflasi sektor pangan dan perdagangan, kemarin.
Ketua Komisi II Muhammad Yani Helmi menyampaikan, bahwa berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, angka inflasi di Kalsel relatif terkendali dan cenderung stabil.
“Hanya di beberapa komoditi seperti cabai dan bawang merah yang mengalami kenaikan, namun masih dalam batas wajar,” ujarnya.
Yani menegaskan, bahwa pihaknya terus mendorong pemerintah daerah bersama instansi terkait untuk menjaga stabilitas harga, khususnya selama Ramadan dan menjelang Idulfitri, dengan kebutuhan masyarakat meningkat signifikan.
Menurutnya, pengendalian inflasi bukan hanya soal angka, tetapi juga tentang menjaga daya beli dan ketenangan masyarakat dalam menjalankan ibadah.
“Jangan sampai terjadi lonjakan yang memberatkan masyarakat,” tegas Yani.
Selain melakukan pemantauan, Komisi II juga tengah memfinalisasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Perdagangan. Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum menyerap masukan dari pemerintah kabupaten, guna memperkuat regulasi yang adaptif dan berpihak pada stabilitas ekonomi daerah.
“Sedikit banyaknya kami mendapatkan gambaran dan masukan dari kabupaten, sebagai bahan penyempurnaan Raperda Penyelenggaraan Perdagangan,” tambah Yani.
Sementara itu, Sekretaris Komisi II H. Jahrian, menyoroti pentingnya standardisasi alat ukur dan timbangan melalui metodologi tera yang jelas dan terukur.
Ia berharap di tingkat nasional maupun daerah, termasuk di Kalsel, terdapat tolok ukur yang baku, sehingga seluruh alat ukur yang digunakan dalam aktivitas perdagangan benar-benar akurat.
“Apabila ukuran dan timbangan bermasalah, tentu dapat menimbulkan kerugian, bukan hanya bagi masyarakat tetapi juga bagi negara. Karena itu, pengawasan dan standardisasi tera harus menjadi perhatian serius,” ujar H. Jahrian.
Kunjungan ini disambut hangat Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Tanah Bumbu Romatua S. Simanjuntak. Ia mengapresiasi perhatian dan dukungan Komisi II dalam memastikan stabilitas ekonomi daerah.
“Ini tentu menambah semangat kami, memberikan arahan sekaligus motivasi dalam menjalankan tugas pengendalian harga dan pengawasan perdagangan. Semoga silaturahmi ini terus terjalin dengan baik,” pungkasnya.(YUN/Achmad MT)














