Bantuan Terus Mengalir, Ratusan Warga Pesayangan Terima Sembako dari Gubernur

Penyerahan Bantuan Gubernur Kalsel, H. Muhidin dari Berbagai SKPD Untuk Daerah Terdampak Banjir, (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus menunjukkan kepedulian terhadap warga terdampak banjir yang melanda sejumlah wilayah akibat curah hujan tinggi. Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, melalui berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), secara berkelanjutan menyalurkan bantuan ke daerah-daerah terdampak, termasuk hingga Kabupaten Tabalong.

Pada Jumat (2/1/2026), bantuan dari Gubernur H. Muhidin kembali disalurkan kepada warga terdampak banjir di Desa Pesayangan, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Penyaluran dilakukan melalui Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setdaprov Kalsel dengan membawa sebanyak 300 paket sembako menggunakan satu unit kendaraan pikap.

Sesuai instruksi Gubernur, seluruh SKPD Pemprov Kalsel dikerahkan untuk turun langsung ke lapangan.

Satpol PP dan Damkar menyalurkan bantuan makanan dan obat-obatan di wilayah Tajau Landung dan Sungai Tabuk.

Sementara itu, Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah menyalurkan sembako langsung ke rumah-rumah warga.

Bantuan juga disalurkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan di Teluk Selong Ulu dan Martapura Barat, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman di Desa Sungai Rangas Tengah, Dinas Kehutanan di Lok Buntar, serta Dinas Perhubungan di Kecamatan Kurau.

Selain itu, sejumlah SKPD lain seperti Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Pariwisata, BPSDMD, Dinas Perdagangan, PMPTSP, UKPBJ, Dinas Kesehatan, BKD, dan Dinas Lingkungan Hidup turut menyalurkan bantuan di berbagai desa terdampak banjir.

Tak hanya itu, Staf Ahli, Tenaga Ahli, dan para Asisten Gubernur juga turun langsung ke lokasi bencana sebagai bentuk kehadiran dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Kalsel, H. Berkatullah, mengatakan bahwa seluruh elemen Pemprov Kalsel bergerak serentak sesuai arahan Gubernur.

“Kami meninjau lokasi banjir atas instruksi Bapak Gubernur. Seluruh elemen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan turun langsung ke daerah-daerah terdampak banjir,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran pemerintah di lapangan merupakan bentuk penyampaian amanah Gubernur, tidak hanya berupa bantuan logistik, tetapi juga pemantauan langsung kondisi banjir.

“Hari ini kami menyampaikan amanah beliau, memberikan bantuan sekaligus mengecek kondisi banjir di Desa Pesayangan, RT 07,” tambahnya.

Banjir di kawasan Pesayangan terjadi sejak Sabtu, 27 Desember lalu. Ketinggian air yang sempat mencapai lutut orang dewasa menyebabkan sejumlah warga harus mengungsi dan meninggalkan rumah mereka.

Salah seorang warga terdampak, Zainuddin, mengatakan banjir tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya dan merupakan banjir kiriman dari daerah tetangga.

“Air mulai naik sejak Sabtu pagi dan bertahan hingga beberapa hari. Alhamdulillah bantuan sangat membantu karena persediaan logistik kami mulai menipis,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Fatmah Noor Makiyah (61), warga Pesayangan, yang mengaku bersyukur atas bantuan dan kehadiran pemerintah.

“Kami sangat terbantu. Terima kasih kepada Bapak Gubernur dan seluruh jajaran yang sudah datang langsung,” tuturnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi banjir saat ini mulai berangsur surut sekitar 20 sentimeter. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memastikan akan terus memantau perkembangan situasi dan menyiapkan langkah lanjutan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.

(Adpim)

[feed_them_social cpt_id=57496]