BBPOM di Banjarmasin Advokasi Kegiatan Terpadu Desa Pangan Aman

Desa Pangan Aman

JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Banjarmasin melaksanakan Advokasi Kegiatan Terpadu Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Berbasis Komunitas, dan Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah (PJAS) di Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Kegiatan yang melibatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait, para camat, kades, Ketua Tim Penggerak PKK, dan kepala sekolah ini, dibuka Bupati Hj. Noormiliyani A.S., di Aula Selidah Kantor Sekretariat Daerah Batola, Senin (14/03/2022).

Sosialisasi ini dihadiri Kepala BBPOM di Banjarmasin Leonerd Duma, Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pangan Dr. Yuninda Nugrahanti Soedarto, dan Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Pelaksana Usaha Pangan Olahan Diah Sulistiyani, untuk mendapatkan dukungan pihak terkait seperti pemerintah daerah, wakil rakyat, masyarakat, maupun media massa, guna suksesnya sejumlah program yang digalakkan.

Bupati saat membuka kegiatan berharap, agar terjalin kemitraan yang baik antara perangkat desa dengan lintas sektor terkait, sehingga tercipta komunikasi yang efektif supaya pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lancar. Di antaranya, berupa kegiatan Terpadu Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Berbasis Komunitas, dan PJAS, guna memudahkan masyarakat mendapatkan pangan yang sehat dan aman.

Karena bupati mengakui, masih ada beberapa permasalahan yang berkaitan dengan keamanan makanan, seperti ditemukannya produk makanan yang tidak memenuhi persyaratan mutu dan keamanan, baik di sekolah maupun di pasar.

“Banyaknya kasus keracunan karena masih rendahnya pengetahuan, keterampilan, dan tanggung jawab produsen tentang mutu dan keamanan pangan pada industri kecil dan rumah tangga,” sebut bupati

Di samping itu, tambah Hj. Noormiliyani A.S., masih kurangnya kepedulian masyarakat, karena terbatasnya pengetahuan dan kemampuan daya beli untuk produk pangan yang bermutu dan aman.

“Kami berharap melalui pertemuan ini, BBPOM mampu menggugah komunitas desa, pasar, dan sekolah, agar berdaya, berpartisipasi, dan mandiri dalam pembinaan dan pengawasan keamanan pangan di komunitasnya masing-masing,” tegas bupati.

Sebelumnya, Kepala BBPOM di Banjarmasin mengatakan, tujuan dilaksanakannya advokasi ini untuk sosialisasi keamanan pangan, PJAS, dan Pasar Pangan Aman berbasis komunitas kepada pemangku kepentingan daerah, serta untuk meningkatkan koordinasi secara sinergi dan kontinu antara instansi dan pelaksana Aksi Desa Pangan Aman, PJAS, dan Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, di samping untuk menumbuhkan komitmen pemda dalam rangka pengembangan program bersama.

“Diharapkan melalui kegiatan ini, program keamanan pangan dapat diintegrasikan dengan program kegiatan masing-masing lintas sektor, sehingga pemberdayaan masyarakat di desa, sekolah, dan pasar dapat terlaksana secara optimal, demi terwujudnya Desa Pangan Aman, PJAS Aman, dan Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas,” ucap Leonerd.